Presiden RI Prabowo Subianto meminta maaf karena selama menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) belum bisa membawa pencak silat ke Olimpiade.
"Banyak tugas PB IPSI ke depan. Saya minta maaf, saya belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade," kata Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4).
Prabowo menambahkan, dirinya sudah 34 tahun berkecimpung di PB IPSI dan kini juga mengemban amanah sebagai kepala negara.
Ia optimistis penggantinya nanti adalah sosok yang mampu membawa pencak silat ke Olimpiade.
"Saya kira, saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Saya tidak tahu apakah sudah ada bayangan siapa yang akan saudara pilih sebagai pengganti saya. Saya sarankan, coba dicari calon yang terbaik," terangnya.
Mengakhiri pidatonya, Prabowo membuka acara Munas PB IPSI dengan seremoni pemukulan gong.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Sabtu, 11 April 2026, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini secara resmi membuka Musyawarah Nasional ke-16 Ikatan Pencak Silat Indonesia," ucapnya saat membuka Munas.





