Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto menitipkan pesan penting bagi calon penggantinya sebagai Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Dalam pembukaan Munas ke-XVI PB IPSI 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu 11 April 2026, ia berharap pimpinan berikutnya mampu membawa pencak silat menembus ajang Olimpiade.
Presiden Prabowo mengakui bahwa membawa olahraga bela diri asli Indonesia ke panggung Olimpiade masih menjadi tantangan besar yang harus dilanjutkan oleh kepengurusan mendatang.
“Banyak tugas PB IPSI ke depan. Saya minta maaf saya belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha. Saya kira, saya yakin pengganti saya nanti akan akan berhasil membawa ke Olimpiade,” kata Presiden Prabowo.
Setelah menjabat selama lima periode atau sekitar 34 tahun, Kepala Negara menyatakan tidak akan maju lagi sebagai Ketua Umum IPSI. Hal ini dikarenakan tanggung jawab besar yang kini ia emban sebagai Presiden RI. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan dukungan penuh kepada organisasi tersebut.
“Dikatakan saya ini sudah 34 tahun di kalangan IPS, dan saya siap terus akan terus mendukung. Dengan jabatan ataupun tidak dengan jabatan, seorang pendekar adalah sampai napas dia terakhir dia pendekar,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini. Ia menilai, meski belum masuk Olimpiade, prestasi pencak silat Indonesia di kancah global sudah sangat membanggakan dengan raihan berbagai medali di kejuaraan internasional.
“Di beberapa tempat kita menyumbang banyak sekali emas, perak dan perunggu. Kita mendukung norma berbangsa di mata dunia. Perjalanan masih jauh, kita berharap pencak silat akan masuk Olimpiade. Kita yakin akan masuk, tapi kita tidak perlu juga terlalu apa ya, terlalu obsesi,” ujar Kepala Negara.
Ia mengingatkan agar fokus utama tetap pada pelestarian nilai-nilai asli dari bela diri tersebut, sembari terus mengupayakan pengakuan di tingkat dunia.
“Obsesi kita harus menjaga untuk kemurnian daripada pencak silat itu sendiri. Kalau ilmunya murni, ilmunya kuat,” tegasnya.
Editor: Redaktur TVRINews





