Malam jatuh di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (11/4). Lalu, suasana di antara bangunan-bangunan kuno di kawasan tersebut jadi hidup.
Perlahan, cahaya lampu merayap menerangi bangunan-bangunan yang ratusan tahun sudah berdiri itu. Cikal bakal Jakarta itu lalu ramai pengunjung.
Instalasi seni digital menyulap kawasan ini menjadi ruang publik yang magis, menyambut ribuan warga yang datang berduyun-duyun sejak sore.
Mereka datang menghadiri Halal Bihalal Jakarta 2026, sebuah gelaran publik yang dihelat oleh Disparekraf Pemprov DKI Jakarta. Ini bukan formalitas saja, tapi wadah silaturahmi inklusif untuk semua yang datang.
Acara dimulai dengan doa lintas agama yang khidmat, menegaskan bahwa di bawah langit Jakarta, kerukunan adalah fondasi utama.
Atmosfer hangat itu dirasakan betul oleh Rizal. Sambil menggandeng putri mungilnya, pria ini tampak semringah menikmati hembusan angin malam Kota Tua.
Bagi Rizal, momen ini lebih dari sekadar hiburan gratis.
"Harapannya sih semoga Jakarta makin maju, makin harmonis setelah lebaran ini," ujar Rizal singkat namun penuh makna.
Baginya, melihat warga dari berbagai latar belakang berkumpul tenang di satu tempat adalah pemandangan yang menyejukkan.
Tak jauh dari situ, keriuhan anak muda juga tak kalah terasa. Isti, salah satu pengunjung, tampak antusias menunggu Purwacaraka naik panggung. Dari awal pekan, ia sudah mengincar acara ini untuk mengisi akhir pekan.
"Seru banget acara Halal Bihalalnya, aku juga mau nonton konsernya, menarik banget" kata Isti sambil bersiap mengabadikan momen lewat ponselnya.
Tak lama, konser dimulai, lalu Penampilan Purwacaraka Youth Orchestra yang megah berhasil membius suasana dengan meriah.
Rasa penasaran warga pun terbayar lunas. Ibu Iis, misalnya, yang awalnya hanya ingin tahu seperti apa kemeriahan yang dijanjikan pemerintah, akhirnya mengaku terkesan.
"Saya mau tau acaranya seperti apa, sepertinya seru, dan setelah datang ternyata seru, tadi sudah ada pertunjukan musiknya," ungkapnya senang.
Acara yang berlangsung hingga pukul 21.00 WIB ini memang dipersiapkan matang untuk mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif.
Namun, di luar angka kunjungan dan gemerlap lampu, Halal Bihalal Jakarta di Kota Tua malam ini telah menjadi cermin sederhana, bahwa ruang publik yang nyaman adalah tempat terbaik untuk mempererat hubungan antar warga Jakarta.
Seiring malam yang semakin larut, warga terus berdatangan. Di antara kilatan cahaya lighting show dan musik yang mengalun, Jakarta seolah sedang merayakan dirinya sendiri.





