Kronologi Rumah Bos ChatGPT Dilempari Bom Molotov

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Insiden tak menyenangkan terjadi kepada CEO OpenAI Sam Altman pada Jumat (10/4/2026).

Rumah yang ditempati oleh pengembang ChatGPT tersebut dilempari oleh bom molotov oleh seorang tersangka berusia 20 tahun.

Melansir Reuters, Polisi San Francisco telah menangkap tersangka pelemparan bom molotov. Dalam sebuah unggahan di X, Departemen Kepolisian San Francisco mengatakan seorang pria tak dikenal melemparkan alat pembakar ke sebuah kediaman di North Beach pada pukul 4 pagi dan kemudian melarikan diri dengan berjalan kaki.

Tak berselang lama, tersangka akhirnya ditangkap dan ditahan setelah polisi menerima panggilan tentang seorang pria yang mengancam akan membakar gedung lain.

Sayangnya pihak kepolisian tak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai motif potensial tersangka melakukan pelemparan bom molotov.

"Untungnya, tidak ada yang terluka. Kami sangat menghargai betapa cepatnya SFPD merespons dan dukungan dari kota dalam membantu menjaga keselamatan karyawan kami," kata juru bicara OpenAI, dikutip dari Reuters, Sabtu (11/4).

Pihak perusahaan kemudian mengatakan bahwa mereka juga membantu lembaga penegak hukum dalam penyelidikan mereka.

Insiden ini terjadi ketika OpenAI menghadapi tekanan yang hebat. Perusahaan baru-baru ini menghadapi reaksi keras atas langkahnya untuk mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS untuk mengizinkannya menggunakan teknologinya dalam operasi militer rahasia, setelah pesaingnya, Anthropic, dan Washington terlibat perselisihan.

Sebuah jajak pendapat NBC News baru-baru ini menemukan bahwa AI kurang populer daripada Imigrasi dan Bea Cukai AS.

Sejalan dengan itu, Sam Altman pun ikut menanggapi insiden yang menimpanya dalam sebuah unggahan blog yang diterbitkan pada Jumat sore.

"Banyak kritik terhadap industri kita berasal dari keprihatinan tulus tentang risiko yang sangat tinggi dari teknologi ini," tulisnya.

Ia pun menilai bahwa dampak konflik yang terjadi saat ini harus dijalankan dengan meredakan retorika dan taktik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Kanker Dapat Menyerang Orang dengan Pola Hidup Sehat?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Aceh Tamiang, Warga Teriak Hidup Presiden Prabowo!
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Adaptasi dan inovasi teknologi tekan risiko El Nino
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Kurniawan Targetkan Gelar Juara Piala AFF U-17 2026 untuk Timnas Indonesia
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
RDPU: Ruang Partisipasi atau Sekadar Seremoni Demokrasi?
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.