Bahlil Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM dan LPG Subsidi Meski Timur Tengah Bergejolak

viva.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

Manado, VIVA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi di tengah krisis geopolitik Timur Tengah saat ini.

"Pemerintah berupaya agar harga BBM dan LPG subsidi di Indonesia tidak mengalami kenaikan dan kami terus mencari jalan keluar," kata Bahlil usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) di Manado, Sabtu, 11 April 2026.

Baca Juga :
Krisis Energi Parah, Negara Miskin ‘Bakar’ Triliunan Rupiah Demi BBM
Waspadai Krisis Energi Imbas Perang Iran-AS, Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi

Ilustrasi BBM Bio Solar
Photo :
  • Pertamina

Dia mengatakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia harus swasembada energi dan pangan, sehingga sebagai Menteri ESDM ditugaskan untuk mencapai target tersebut.

Bahlil mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya sehingga jumlah impor BBM dan LPG semakin diminimalkan.

"Kita akan berdayakan sumber daya alam yang kita punya, sehingga swasembada energi bisa tercapai," katanya.

Stok nasional dalam kondisi aman, yakni BBM hingga 20 hari ke depan dan LPG hingga 10 hari ke depan, setelah melewati masa krisis dan suplai dipastikan cukup.

Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan harga BBM subsidi dan LPG 3 kg untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Kebutuhan BBM Indonesia mencapai sekitar 1,5 hingga 1,6 juta barel per hari pada tahun 2024-2026.

Konsumsi ini didominasi oleh bensin sekitar 100 ribu KL/hari dan solar sekitar 111 ribu KL/hari pada 2026.

Gas LPG.
Photo :
  • Dokumentasi Pertamina.

Produksi domestik BBM hanya berkisar 600 ribu barel per hari, menyebabkan impor tinggi untuk menutup kesenjangan.

Ia mengatakan lebih dari 59 persen kebutuhan BBM nasional dipenuhi dari impor, sebagian besar dari Singapura dan Malaysia. (ant)

Baca Juga :
Distribusi Energi di Selat Hormuz Mandek, Pemerintah Pacu Diversifikasi Impor BBM
Harga BBM Naik Gila-gilaan, 55 Ribu Pekerja Tuntut WFH dan 4 Hari Kerja
Hyundai Putar Arah Kapal Menjauh Selat Hormuz

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dubes Iran Sebut Kapal yang Keluar dari Selat Hormuz Harus Ikuti Protokol: Keadaan Sangat Berbahaya
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Efisiensi Energi, ASN Kota Banjarmasin WFH Setiap Jumat
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejutan Liga Inggris! Arsenal Dipermalukan Bournemouth 1-2 di Kandang
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Tiang Provider Roboh Timpa 2 Rumah di Kembangan Jakbar, 1 Orang Terluka
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Wanita di Jambi Ancam Polisi Pakai Senapan, Tak Terima Suaminya Ditangkap
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.