REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN --Kelompok Hizbullah di Lebanon mengumumkan pada Sabtu (11/4/2026), bahwa telah melakukan operasi militer terhadap pasukan Israel. Yakni, dengan menggunakan kombinasi rudal, roket, dan drone untuk menargetkan infrastruktur militer serta konsentrasi pasukan di berbagai lokasi dekat perbatasan.
Menurut pernyataan yang dirilis oleh kelompok perlawanan tersebut, para pejuang Hizbullah meluncurkan rentetan roket langsung yang menargetkan infrastruktur militer tentara Israel yang berada di dalam permukiman Adamit.
Baca Juga
Barcelona Makin Jauhi Madrid Setelah Libas Espanyol, Flick: Gelar Belum Aman
Prabowo Returns to Russia to Meet Putin, Minister of Foreign Affairs: Very Strategic for the Nation
Cerita Prabowo Geluti Silat Sejak Muda, Ungkap Masih Ada Bekas Luka
Dalam operasi terpisah, kelompok itu melaporkan mengerahkan sekawanan drone serang yang diarahkan ke kumpulan tentara Israel dan kendaraan militer di permukiman utara Metula.
Kelompok perlawanan tersebut juga merinci operasi taktis spesifik yang terjadi di kota-kota perbatasan Lebanon selatan. Para pejuang dilaporkan menyerang sebuah tank Merkava milik Israel yang ditempatkan di bukit al-Awayda di kota Odaisseh, dengan menggunakan rudal dan drone serang.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain itu, Hizbullah menyatakan bahwa personelnya meluncurkan drone lain yang menargetkan unit tentara Israel yang ditempatkan di sekitar sekolah al-Ishraq di Bint Jbeil.