Liputan6.com, Jakarta - Lima tersangka dalam kasus penganiayaan brutal yang menewaskan dua pria di kawasan Pelabuhan Benoa dipastikan positif mengonsumsi narkoba. Polisi kini masih mendalami kemungkinan pengembangan kasus, termasuk asal narkotika yang digunakan para pelaku.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang mengungkapkan hasil tersebut setelah dilakukan tes darah terhadap kelima pelaku pada Sabtu (11/4/2026).
Advertisement
“Daripada pelaku itu semua positif. Ada amfetamin, bermacem-macem. Positif menggunakan narkoba,” ungkap dia.
Meski demikian, polisi belum memastikan adanya penambahan tersangka dalam kasus ini.
“Itu belum, masih didalami oleh Satreskrim. Nanti untuk masalah narkobanya, Satnarkoba untuk menindaklanjuti, mengembangkan mereka menggunakan ataupun dapatnya dari mana,” jelas Leonardo.
Selain pengembangan kasus narkoba, penyidik juga masih mendalami kondisi psikologis para pelaku, termasuk kemungkinan faktor lain di balik aksi sadis mereka yang menganiaya hingga membakar korban.
“Itu masih harus didalami dengan pemeriksaan. Karena ini mungkin sakit hati karena mereka kan sama-sama bekerja dan mereka juga sebenarnya berteman, sama-sama minum di pelabuhan,” ujarnya.




