Pertamina Sebut STS Kalbut Jadi Urat Nadi Distribusi LPG Nasional

pantau.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga menyebut infrastruktur Ship to Ship (STS) Kalbut di Situbondo menjadi urat nadi distribusi LPG nasional dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.

Fasilitas STS Kalbut berfungsi sebagai pusat transfer LPG dari kapal besar ke kapal berukuran lebih kecil.

Infrastruktur ini berada di perairan Teluk Kalbut, Situbondo, dan telah beroperasi sejak 1995 dengan luas area sekitar 3,92 kilometer persegi.

STS Kalbut menjadi bagian dari Terminal BBM Tanjungwangi serta mendukung distribusi LPG ke berbagai wilayah di Indonesia.

Roberth MV Dumatubun menyampaikan, "Kami berkomitmen menjaga pasokan LPG nasional terus tersalurkan dan terdistribusi secara merata. Melalui dukungan infrastruktur seperti STS Kalbut, Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi energi dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara optimal, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional."

Distribusi LPG dilakukan melalui sistem terintegrasi dari laut hingga darat, termasuk armada kapal, skid tank, serta pengawasan di SPPBE, agen, dan pangkalan resmi.

STS Kalbut mendukung distribusi LPG ke wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Ahad Rahedi menyampaikan, "Eksistensi STS Kalbut merupakan urat nadi energi Indonesia yang menjadi tulang punggung suplai LPG. Tidak hanya Jawa Timur, tetapi juga mencakup Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi."

Di wilayah Jatimbalinus, distribusi dilakukan ke terminal LPG seperti Surabaya, Tanjungwangi, Manggis, Ampenan, dan Bima.

Kapasitas suplai reguler berkisar antara 1.700 hingga 10.000 metrik ton.

Pada 8 April 2026, kapal kargo dengan muatan 44.839 metrik ton bersandar di fasilitas tersebut dan didistribusikan ke wilayah Gresik, Surabaya, dan Banyuwangi.

Distribusi ini juga didukung suplai tambahan dari kilang TPPI.

Optimalisasi infrastruktur terus dilakukan untuk memastikan pasokan LPG tetap terjaga guna mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mentan Amran Dorong Kampus Perkuat Hilirisasi Teknologi Pertanian
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
523 Demonstran Pro-Palestina Ditangkap di London
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
BGN Habiskan Anggaran Rp113 Miliar untuk Bayar EO, Dadan Hindayana: SDM Internal Belum Memadai
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Lili Romli Nilai Buku Ilmu Politik Boni Hargens Layak Jadi Referensi
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Tak Paham dengan Aksi Ibunya Ngamen di Jalanan, Michelle Ashley Curhat Pinkan Mambo Prioritaskan Pasangan Dibanding Anak
• 11 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.