523 Demonstran Pro-Palestina Ditangkap di London

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 523 demonstran pro-Palestina ditangkap dalam aksi di Trafalgar Square, London, pada Sabtu (11/4), saat mereka menggelar protes mendukung kelompok Palestine Action.

Polisi Metropolitan London menyebut total 523 orang berusia 18 hingga 87 tahun diamankan karena membawa poster dukungan terhadap Palestine Action, yang telah ditetapkan sebagai organisasi terlarang sejak Juli lalu.

Dilansir AFP, aksi berlangsung dengan metode duduk bersama, sementara petugas satu per satu mengangkat demonstran dari lokasi, diiringi sorakan dan tepuk tangan dari peserta lain.

"Penting bagi kami untuk terus hadir, terus menentang genosida. Pemerintah boleh berubah-ubah, tapi nilai moral kami tidak berubah," kata Freya (28), salah satu peserta aksi.

Penangkapan ini terjadi di tengah polemik hukum, setelah Pengadilan Tinggi London pada pertengahan Februari menyatakan pelarangan Palestine Action melanggar kebebasan berekspresi.

Namun, pemerintah Inggris telah mengajukan banding dan polisi kembali melanjutkan penegakan hukum sejak akhir Maret.

Sejak larangan diberlakukan, hampir 3.000 orang telah ditangkap, sebagian besar karena menunjukkan dukungan terhadap kelompok tersebut, dan ratusan di antaranya kini menghadapi proses hukum.

Larangan tersebut, yang memasukkan Palestine Action ke dalam daftar hitam yang juga mencakup Hamas dan kelompok Hizbullah Lebanon yang didukung Iran, telah memicu reaksi keras.

Penyelenggara aksi, Defend Our Juries, menyebut ratusan orang turun ke jalan untuk memprotes keterlibatan pemerintah Inggris dalam genosida di Gaza serta tindakan keras yang keliru terhadap aksi damai di dalam negeri.

Sementara itu, Amnesty UK mengecam penangkapan massal tersebut sebagai kemunduran bagi kebebasan sipil.

“Ini adalah pukulan lain bagi kebebasan sipil di negara ini, penangkapan massal terhadap orang-orang yang hanya memegang poster,” kata Amnesty UK.

Didirikan pada tahun 2020, tujuan Palestine Action yang dinyatakan di situs webnya yang sekarang diblokir adalah untuk mengakhiri partisipasi global dalam rezim genosida dan apartheid Israel.

Mereka terutama menargetkan pabrik-pabrik senjata, khususnya yang dimiliki oleh kelompok pertahanan Israel, Elbit Systems.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Menghormati Budayanya
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Perundingan AS dan Iran di Islamabad Masih Buntu, Belum Ada Kesepakatan
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pelatih Persija Berharap Eksel Runtukahu Diberi Kesempatan di Timnas Indonesia: Dia Layak, Potensinya Luar Biasa
• 9 jam lalubola.com
thumb
Srikandi Mojokerto Tunjukkan Progres Pesat Usai Libur Lebaran
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Anak Sering Sembelit? Ini Manfaat Prebiotik yang Perlu Diketahui
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.