Vance: Negosiasi AS-Iran Buntu, Tawaran Terakhir Sudah Diajukan

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance pada Minggu (12/4) menyatakan negosiasi dengan Iran gagal mencapai kesepakatan usai perundingan panjang di Islamabad, Pakistan.

Pernyataan Vance menegaskan kebuntuan dialog AS-Iran soal nuklir, meski Washington diklaim sudah mengajukan "tawaran terbaik" sebagai jalan keluar konflik.

Vance mengatakan ia meninggalkan meja perundingan setelah 21 jam pembicaraan dengan membawa proposal final dari AS, namun belum mendapat respons pasti dari Teheran, demikian dilaporkan AFP.

"Kami meninggalkan tempat ini dengan proposal yang sangat sederhana, sebuah metode pemahaman yang merupakan tawaran terbaik dan terakhir kami. Kita lihat apakah Iran akan menerimanya," katanya.

Meski begitu, Vance menyebut pihaknya masih memberi waktu bagi Iran untuk mempertimbangkan tawaran tersebut, di tengah keputusan AS yang sebelumnya menghentikan sementara serangan bersama Israel selama dua pekan untuk membuka ruang negosiasi.

Terbentur di Program Nuklir

Isu utama yang menjadi ganjalan adalah program nuklir Iran, yang sejak lama diperdebatkan antara kedua negara.

"Fakta sederhananya adalah kami perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan mengejar senjata nuklir dan tidak akan mencari alat untuk mencapainya dengan cepat," ujar Vance.

Ia menegaskan, AS belum melihat komitmen jangka panjang dari Iran untuk benar-benar menghentikan ambisi nuklirnya.

"Pertanyaannya sederhana, apakah kami melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir—bukan hanya sekarang, bukan hanya dua tahun ke depan, tapi untuk jangka panjang? Kami belum melihat itu," lanjutnya.

Menurut Vance, pemerintah AS sudah cukup fleksibel dalam negosiasi, meski akhirnya belum membuahkan hasil.

"Kami cukup fleksibel dan akomodatif, kami datang dengan itikad baik untuk mencapai kesepakatan, tapi sayangnya belum ada kemajuan," ujarnya.

Negosiasi ini berlangsung di tengah konflik yang meletus sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran, yang kemudian dibalas oleh Teheran dan memperluas ketegangan di kawasan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Tulungagung, Gatot Sunu Wibowo dan 15 Pejabat Dijaring OTT KPK, Dugaan Korupsi Birokrasi
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Bea Cukai Jakarta Segel 29 Kapal Yacht Berbendera Asing, Ini Penyebabnya
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Alasan Ambisi Juara Persija Jakarta Terhenti di Tangan Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Munas PB IPSI 2026, Presiden Prabowo Harapkan Penggantinya Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
PM Spanyol Desak Eropa Cegah Lebanon Jadi Gaza Kedua | SAPA MALAM
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.