Detik-Detik Menegangkan di Selat Hormuz, IRGC Bilang “Ini Peringatan Terakhir”, Kapal Perang AS: Kami tidak Menantang Anda

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TEHERAN—Kapal-kapal Angkatan Laut AS mengirimkan sinyal yang jelas pada hari Sabtu saat mereka melintasi Selat Hormuz, menantang kendali Iran atas jalur air sempit yang kemungkinan akan menentukan hasil perang Timur Tengah.

USS Michael Murphy mengaktifkan sistem identifikasi otomatisnya saat bersama kapal perusak lainnya, USS Frank E. Peterson, melintasi selat tersebut, melanggar protokol standar kapal Angkatan Laut yang berlayar dengan AIS dimatikan.

“Anda tidak bisa begitu saja mengaktifkan AIS (Automatic Identification System) secara tidak sengaja di kapal Angkatan Laut,” kata profesor Universitas Campbell, Salvatore Mercogliano, yang berspesialisasi dalam sejarah militer dan maritim, dalam podcast-nya dikutip dari Fortune.

“Ini disengaja. Mereka ingin mengaktifkannya di sisi seberang Selat Hormuz untuk menunjukkan bahwa mereka telah berlayar melewatinya,” lanjutnya soal insiden itu.

Komando Pusat AS mengatakan kapal perusak telah mulai menyiapkan kondisi untuk membersihkan ranjau yang telah ditempatkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Ditambahkan bahwa lebih banyak pasukan AS, termasuk drone bawah air, akan bergabung dalam upaya pembersihan dalam beberapa hari mendatang, dengan menunjukkan bahwa selat tersebut merupakan jalur laut internasional dan koridor perdagangan yang penting.

Dalam sebuah pernyataan, Laksamana Brad Cooper mengatakan Komando Pusat sedang “membangun jalur baru” untuk industri maritim demi kelancaran arus perdagangan.

Cengkeraman Iran atas selat tersebut, yang sebelum perang dilalui oleh seperlima minyak dan gas alam cair dunia, telah memicu krisis energi global dan merupakan bentuk pengaruh utama rezim tersebut terhadap AS.

Pelewatian kapal perusak di selat tersebut terjadi ketika AS dan Iran memulai pembicaraan gencatan senjata di Pakistan akhir pekan ini.

Tetapi jika Angkatan Laut menciptakan jalur aman bagi kapal tanker yang tidak memerlukan izin Iran dan pembayaran tol, maka pembicaraan akan bergeser menguntungkan Amerika.

Akibatnya, IRGC menantang kapal perusak Angkatan Laut saat mereka melintas, menurut percakapan radio yang direkam oleh kapal sipil yang dibagikan kepada Wall Street Journal.

“Ini peringatan terakhir. Ini peringatan terakhir,” kata IRGC.

“Melewati sesuai dengan hukum internasional. Tidak ada tantangan yang ditujukan kepada Anda, dan saya bermaksud untuk mematuhi aturan gencatan senjata pemerintah kami,” jawab kapal AS.

Media Iran mengatakan kapal-kapal perusak itu berbalik arah setelah dihadang oleh IRGC, yang dilaporkan meluncurkan drone ke arah kapal-kapal perusak tersebut.

IRGC juga mengatakan bahwa setiap upaya kapal militer untuk menyeberangi selat akan ditanggapi dengan “respons yang tegas dan kuat.”

Hingga saat ini, kapal perang AS telah menghindari selat tersebut karena para pejabat Angkatan Laut sebelumnya menggambarkannya sebagai “zona bahaya” Iran yang dipenuhi dengan berbagai ancaman, termasuk rudal anti-kapal, drone, kapal serang cepat, dan ranjau. Dan mengingat betapa sempitnya selat tersebut, proyektil dapat ditembakkan dari jarak dekat dan memberikan sedikit waktu untuk respons defensif.

Sementara itu, militer AS terus mengirimkan lebih banyak kekuatan tempur ke wilayah tersebut. Sebuah kapal induk ketiga serta ribuan Marinir dan pasukan terjun payung diperkirakan akan tiba akhir bulan ini. Lebih banyak rudal jelajah jarak jauh juga mengalir ke Timur Tengah.

Mercogliano mengatakan ada tanda-tanda sebelumnya bahwa Angkatan Laut memasok kembali kapal-kapalnya melalui pulau Diego Garcia, kemungkinan untuk mengisi kembali amunisi. Kapal tempur pesisir, yang dilengkapi dengan drone bawah air pemburu ranjau, mungkin juga akan ikut dilibatkan. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sahroni Ungkap Serahkan Uang 17.400 USD demi Jebak Pegawai KPK Gadungan
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Iran sebut ajukan proposal masuk akal di perundingan, AS harus respons
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Launching Juli, Seluruh Lokomotif KAI Siap Gunakan B50
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
KAI Akan Operasikan Stasiun JIS Juni 2026, Jadi Solusi Kurangi Beban Kepadatan Lalu Lintas
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Dampak Sering Mengonsumsi Seblak bagi Kesehatan Tubuh
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.