Prabowo: Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Menghormati Budayanya

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak merasa rendah diri dalam memandang bangsanya sendiri, terlebih Indonesia memiliki warisan budaya yang melimpah.

Prabowo menyampaikan pesan tersebut saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu, 11 April 2026.

Baca Juga :
Prabowo Bakal Terbang ke Rusia Bertemu Putin, Bahas Geopolitik dan Energi
Setelah 34 Tahun, Prabowo Izin Tak Lanjut Pimpin Pencak Silat Indonesia

Prabowo menilai masyarakat Indonesia perlu menghormati budayanya sendiri karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kekuatan jiwa dan semangat bangsa. Menurut pengamatannya, bangsa-bangsa yang maju dan makmur umumnya memiliki semangat yang mencerminkan penghormatan terhadap budaya mereka.

Presiden Prabowo Subianto
Photo :
  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budaya sendiri. Bangsa yang besar menghormati orang tuanya, leluhurnya," ujar Prabowo.

Seruan tersebut bukan digaungkan tanpa alasan, melainkan berkaca dari sejarah Indonesia.

Ia berkisah bahwa pada masa lalu, golongan terdidik di Indonesia sempat terkesima dengan hal-hal yang berasal dari luar negeri. Seiring waktu, sikap tersebut berkembang menjadi pola psikologis yang dikenal sebagai inferiority complex, yakni perasaan rendah diri dan merasa tidak sebanding dengan bangsa lain.

Padahal menurutnya, banyak aspek dari Indonesia yang sangat layak dibanggakan, terutama hasil kebudayaan yang bersifat unik dan tidak dapat ditemukan di tempat lain.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk tetap bangga dan menghormati warisan budaya yang telah diwariskan sejak dahulu.

"Kita bangga pakai teluk belanga. Kita bangga pakai kopiah. Kita bangga pakai sarung. Kita bangga pakai songket. Ini budaya kita," jelas Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto
Photo :
  • Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden

Namun demikian, hal tersebut bukan berarti masyarakat harus bersikap tertutup terhadap budaya luar. Menurutnya, Indonesia tetap menghormati negara lain, tetapi tidak boleh melupakan jati diri bangsa.

"Kita bangga dengan budaya kita sendiri. Kita hormat sama semua negara, tapi kita tidak boleh lupa bangsa kita sendiri," pungkas dia.

Baca Juga :
Prabowo Mundur dari Ketum PB IPSI, Mau Fokus jadi Presiden
Seskab Teddy Tegaskan Pemerintahan Prabowo Stabil Meski Timur Tengah Bergejolak
Waketum PAN Minta JK Sampaikan Saran dan Kritik Langsung ke Prabowo

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Drama Gila 6 Gol! Sociedad Gagal Menang, Alaves Samakan di Detik Akhir
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Jokowi Ingin Kasus Tudingan Ijazah Palsu Segera Naik ke Pengadilan: Sudah Hampir Satu Tahun
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Arsenal Vs Bournemouth: Kalah dari Bournemouth, Usaha Arsenal Raih Gelar Tersendat
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Luruskan Narasi Beri Uang Rp 300 Juta ke KPK Gadungan, Sahroni Bantah Terlibat Perkara
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Teruslah “Bodoh”, Agar Tidak Dikendalikan
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.