Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengatur ulang jadwal operasional Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), yang semula ditargetkan pada April 2026 berubah menjadi Juni 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI terus melakukan percepatan tahap akhir pembangunan Stasiun JIS guna memberikan solusi transportasi yang lebih efisien menuju kawasan Utara Jakarta.
Harapannya, pembukaan Stasiun JIS yang merupakan hasil kolaborasi erat bersama para stakeholder, seperti Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akan memperluas aksesibilitas masyarakat.
“Hingga April 2026, progres pembangunan Stasiun JIS berjalan sesuai target dengan rencana penyelesaian pada Mei 2026 dan mulai beroperasi melayani penumpang pada Juni 2026,” ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Minggu (12/4/2026).
Kehadiran stasiun ini bukan hanya bermanfaat besar bagi masyarakat dalam mengakses kawasan olahraga dan permukiman secara langsung, tetapi menjadi solusi efektif dalam mengurangi beban kepadatan lalu lintas.
Anne menuturkan, operasional Stasiun JIS nantinya akan semakin memperkuat layanan di lintas Tanjung Priok yang menunjukkan tren pertumbuhan volume pengguna KRL secara konsisten.
Baca Juga
- Pembangunan Stasiun JIS Ditarget Rampung November 2025
- Pramono Bakal Reaktivasi Jalur KRL di Jakarta Utara, Hubungkan Kota Tua-JIS-Tanjung Priok
- KAI Siapkan Elektrifikasi Jalur KRL hingga Merak, Sukabumi, Cikampek
Tercatat pada 2022, volume pengguna sebesar 1,59 juta orang, kemudian meningkat menjadi 2,67 juta pengguna pada 2023, dan terus tumbuh mencapai 3,37 juta pengguna pada 2024.
Tren positif ini berlanjut pada 2025 dengan total 3.531.311 pengguna, sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, volume pengguna telah mencapai 873.658 orang.
"Pertumbuhan angka pengguna layanan KRL yang signifikan ini membuktikan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama," ujar Anne.
Peningkatan kapasitas operasional ini didukung oleh penguatan prasarana yang dilakukan KAI bersama DJKA Kemenhub.
Melalui program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) sepanjang 8,115 kilometer track antara Jakarta Kota hingga Tanjung Priok, keandalan layanan di lintas utara kini semakin optimal bagi pelanggan.
Pada awal tahun ini, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) semula merencanakan stasiun yang telah dibangun sejak 2023 tersebut dapat mulai beroperasi melayani penumpang pada April 2026.
Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat permohonan pengujian atas Stasiun JIS.
"Itu dibangun Pemprov, jadi permohonan pengujian belum datang ke kami," kata Allan saat ditemui di Kompleks Parlemen RI, Selasa (28/1/2026).





