Stok Beras Nasional Hampir Capai 5 Juta Ton, Disebut Terbesar Sepanjang Sejarah

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Lonjakan stok beras ini tidak lepas dari peningkatan produksi dalam negeri yang signifikan.

Stok Beras Nasional Hampir Capai 5 Juta Ton, Disebut Terbesar Sepanjang Sejarah

IDXChannel - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa stok beras nasional saat ini diproyeksikan segera mencapai angka 5 juta ton. Angka tersebut disebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

“Sekarang, bulan ini, insya Allah, 5 juta ton beras kita. Ini tidak pernah terjadi selama Indonesia merdeka,” kata Amran, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga:
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4,6 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman hingga 11 Bulan ke Depan

Dia menambahkan, lonjakan stok beras ini tidak lepas dari peningkatan produksi dalam negeri yang signifikan. Kondisi tersebut membuat Indonesia tidak lagi bergantung pada impor beras, bahkan disebut turut memberi dampak terhadap pasar pangan global.

“Dulu kita impor 7 juta ton beras. Sekarang kita tidak impor. Dampaknya, harga pangan dunia turun,” katanya.

Baca Juga:
RI Swasembada Beras hingga Telur, Bapanas: Stok Kokoh Hadapi EL Nino dan Geopolitik

Meski demikian, Amran mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya terletak pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pemanfaatan inovasi, khususnya dari kalangan perguruan tinggi.

Dia menilai, selama ini kualitas riset di kampus sudah baik, namun masih lemah dalam hal hilirisasi dan pemasaran.

Baca Juga:
Imbas Konflik Timur Tengah, Menhaj Batal Ekspor Beras untuk Jamaah Haji di Arab Saudi

“Kelemahan kita di kampus adalah tidak mampu mengkomunikasikan apa yang kita ciptakan dan harus melihat pasar,” kata dia.

Baca Juga:
Update Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun, Beras dan Minyak Naik

Amran menegaskan, pemerintah siap mendukung dan menyerap berbagai inovasi dalam negeri, asalkan kampus berani memproduksi dalam skala besar serta menjamin kualitas hasilnya.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi untuk memperkuat kemandirian nasional, khususnya di sektor pangan.

“Kita sama-sama, gandengan tangan. Enggak ada istilah Unhas, IPB, ITS. kita harus kolaborasi, demi Merah Putih. Ayo kita bergerak di hilirisasi, meneliti sesuai kebutuhan negara,” katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Distribusi LPG Diperkuat, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Ditjen Imigrasi siapkan tim khusus guna bantu atlet asing di Indonesia
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Bupati Lumajang Tutup Pangkalan yang Timbun 1.000 Lebih Tabung Elpiji 3 Kg | KOMPAS SIANG
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Sidak Mendadak Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi sampaikan Harapan Besarnya soal Pajak Kendaraan di Jawa Barat
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Bupati Tulungagung Pakai Uang Hasil Palak 16 OPD untuk Beli Sepatu, Jamuan Makan hingga THR Forkopimda
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.