HARIAN FAJAR, MAROS – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan independensi dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros.
“Amanah ini bukan amanah biasa. Dewan hakim tidak hanya menilai bacaan, tetapi juga menjaga marwah MTQ dan kepercayaan masyarakat,” jelasnya saat melantik Dewan Hakim MTQ di Pendopo Taman Kota Kabupaten Maros, Sabtu malam 11 April 2026.
Pelantikan Dewan Hakim dan PengawasPelantikan Dewan Hakim MTQ XXXIV menjadi langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan ajang ini berjalan secara profesional, objektif, dan berintegritas. Dewan Hakim yang dilantik terdiri dari Ketua K.H. Syam Amir, SQ, Sekretaris Mufassir Arif, Lc., MA, Wakil Sekretaris H. Wahyadi Syarifuddin, ST, beserta sejumlah majelis dan panitera. Sementara itu, Dewan Pengawas diketuai oleh H. Andi Munawir, S.Pt., MM, dengan anggota Dr. H. Mulyadi, SE., MM, Prof. Dr. K.H. Nadjamuddin Abd Safa, Lc., MA, serta H. Ahmad Hidayat Abdullah, Lc.
“Nilailah peserta hanya berdasarkan kualitas penampilannya dan ketentuan yang berlaku,” pungkas Ali Yafid, mengingatkan agar seluruh unsur yang dilantik terbebas dari segala bentuk intervensi dalam penilaian dan pengawasan.
Momentum Syiar dan Pembinaan Generasi Qur’aniSelain sebagai ajang perlombaan, MTQ menurut Ali Yafid juga berfungsi sebagai sarana syiar dan pembinaan generasi yang mencintai Al-Qur’an. “Malam ini adalah momentum mempertemukan para pecinta Al-Qur’an dari seluruh penjuru Sulawesi Selatan,” katanya menegaskan di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Kegiatan pelantikan juga dirangkaikan dengan malam ta’aruf yang mempertemukan perwakilan seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, yang turut dihadiri oleh Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam, Ketua LPTQ Maros sekaligus Wakil Bupati Maros, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulsel, para pejabat administrator Kanwil Kemenag Sulsel, serta para pimpinan kafilah.
Maros Kembali Jadi Tuan Rumah Setelah 30 TahunBupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan kebahagiaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Maros sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi setelah kurang lebih 30 tahun. “Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pemerintah daerah dan masyarakat Maros,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Gubernur dan LPTQ Sulawesi Selatan serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah peserta. “Kalau ada kekurangan, silakan dikoordinasikan melalui LO agar bisa segera kami tangani,” bebernya.
MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses, sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia.





