Jakarta, VIVA –Tekanan sempat menggelayuti Persija Jakarta dalam beberapa pekan terakhir. Performa yang naik turun membuat posisi mereka di papan atas mulai terancam. Namun, di bawah sorotan publik Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu malam, 11 April 2026, Macan Kemayoran akhirnya menjawab keraguan dengan cara yang tegas.
Persija tampil dominan dan menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor meyakinkan 3-0 pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga sinyal kuat bahwa tim ibu kota belum habis dalam perburuan gelar.
Sorotan utama tentu mengarah pada Eksel Runtukahu. Penyerang muda itu tampil tajam dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya lahir dari kaki Allano Lima melalui titik penalti.
Sejak menit awal, Persija langsung mengambil kendali permainan. Intensitas tinggi yang diperagakan membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan itu berbuah hasil pada menit ke-17 setelah Eksel dijatuhkan di dalam kotak penalti.
- Dok. Persija
Allano Lima yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan tenangnya tak mampu dihentikan kiper Persebaya, membawa Persija unggul 1-0.
Persebaya sempat memberikan respons. Bahkan mereka sempat mencetak gol lewat Mihailo Perovic pada menit ke-29. Namun, harapan itu pupus setelah wasit menganulir gol karena offside. Momentum pun kembali menjadi milik tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Persija semakin tak terbendung. Kesalahan lini belakang Persebaya pada menit ke-54 dimanfaatkan dengan baik oleh Eksel. Dengan penyelesaian dingin, ia menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Alih-alih bangkit, Persebaya justru semakin terbuka. Celah di lini belakang dimanfaatkan Persija dengan efektif. Pada menit ke-76, kombinasi apik antara Allano dan Eksel kembali membuahkan hasil. Umpan terukur Allano diselesaikan sempurna oleh Eksel untuk mengunci kemenangan 3-0.
Persija sebenarnya memiliki sejumlah peluang tambahan untuk memperbesar keunggulan. Namun, beberapa penyelesaian akhir dari Allano, Eksel, hingga Arlyansyah Abdulmanan belum menemui sasaran.
Usai pertandingan, pelatih Persija, Mauricio Souza, tak menutupi kepuasannya. Ia menilai timnya tampil nyaris sempurna, baik dalam menyerang maupun bertahan.





