KOMPAS.TV - Angkatan bersenjata Israel merilis rekaman operasi darat dan udara yang dilakukan di Lebanon selatan, menargetkan posisi yang berafiliasi dengan Hizbullah.
Operasi yang dilakukan oleh Brigade Parasut di bawah Divisi ke-98 berlangsung pekan lalu dan melibatkan manuver darat terkoordinasi bersamaan dengan serangan udara.
Militer mengklaim pasukannya menemukan gudang senjata dan menewaskan puluhan anggota Hizbullah.
Ratusan orang mengikuti prosesi pemakaman di Sidon pada hari Sabtu untuk 13 anggota pasukan keamanan negara Lebanon yang tewas dalam serangan udara Israel di markas mereka di Nabatieh.
Keluarga yang berduka, termasuk wanita dan anak-anak yang menangis, membawa peti mati yang diselimuti foto-foto kerabat mereka yang tewas.
Kota Nabatieh menjadi sasaran serangan Israel. Pesawat tempur melancarkan serangkaian serangan yang menyebabkan kehancuran besar-besaran.
Ribuan warga turun ke jalan-jalan di Beirut pada Sabtu waktu setempat.
Mereka turun ke jalan untuk memprotes rencana negosiasi Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, dengan Israel.
Sebelumnya, seorang penasihat pemimpin tertinggi Iran untuk urusan internasional memperingatkan Lebanon agar tidak mengesampingkan Hizbullah.
Sementara itu, Presiden Lebanon, Joseph Aoun, mengatakan pertemuan negosiasi pertama akan digelar di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada hari Selasa.
Pertemuan akan membahas gencatan senjata antara Lebanon dan Israel yang dimediasi Amerika Serikat.Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: Trump: AS Kirim Kapal Perang Penyapu Ranjau Laut ke Selat Hormuz | KOMPAS PETANG
#lebanon #israel #timurtengah #perang
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- israel
- lebanon
- gencatan senjata
- israel serang lebanon
- unjuk rasa
- timur tengah





