jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri bakti sosial dalam rangka perayaan Paskah di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Melalui pemberian bantuan yang disertai perlengkapan ibadah, AHY yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu, menegaskan komitmen Partai Demokrat sebagai partai nasionalis-religius yang senantiasa hadir di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Ibas Ajak Kader Demokrat Perkuat Silaturahmi dan Bantu Masyarakat di Momentum Ramadan
Bantuan yang dibagikan kepada ribuan jemaat dalam rangka perayaan Paskah itu disematkan rosario dan lilin sebagai bentuk penguatan spiritual dan menegaskan Partai Demokrat sebagai Partai Nasionalis-Religius.
Menurut AHY, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Partai Demokrat untuk hadir membantu masyarakat, khususnya kelompok prasejahtera.
BACA JUGA: Demokrat Gelar Buka Bersama, Perkuat Silaturahmi Kebangsaan
“Saya berada di Gereja Santo Andreas, Kedoya, bersama para pengurus dan jemaat. Semangat kegiatan ini adalah agar Demokrat terus menjadi bagian dari solusi dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujar AHY di lokasi.
Ia menegaskan bantuan sosial berupa sembako dan kebutuhan pokok diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tekanan.
BACA JUGA: BMI Kecam Keras Fitnah Terhadap Ketum Partai Demokrat AHY
Menurut AHY, situasi global yang tidak menentu, termasuk konflik di berbagai kawasan dunia, berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi Indonesia.
“Kita tahu dunia saat ini penuh ketidakpastian. Konflik global, termasuk di Timur Tengah, bisa berdampak pada ekonomi, energi, dan biaya hidup masyarakat. Karena itu kita harus waspada,” katanya.
Meski demikian, AHY memastikan pemerintah berupaya menekan dampak tersebut, terutama di sektor energi dan transportasi.
“Kami di pemerintah berusaha sekuat tenaga agar masyarakat tidak terlalu terdampak, termasuk dalam biaya transportasi dan kebutuhan energi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, AHY juga menjelaskan bahwa bantuan sosial yang dibagikan merupakan bagian dari program Kuda Biru Project, sebuah gerakan sosial Partai Demokrat.
Ia mengungkapkan, dana kegiatan tersebut berasal dari hasil lelang lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang dilakukan saat perayaan Imlek Partai Demokrat beberapa waktu lalu.
“Hasil lelang lukisan Pak SBY sepenuhnya digunakan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk bantuan hari ini,” jelasnya.
AHY juga menyinggung perannya di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Infrastruktur harus menyentuh kehidupan rakyat, mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, serta memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air,” kata dia.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono serta Anggota DPRD DKI Jakarta dar Fraksi Partai Demokrat: H. Ali Muhammad Johan, Desie Christhyana Sari, Nur Afni Sajim, Andika Wisnuadji Putra Soebroto dan Wita Susilowaty.
Ketua Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono, mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat lintas komunitas dan agama.
Menurutnya, momentum Paskah menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial.
“Kami di DPD Demokrat DKI Jakarta ingin memastikan bahwa kehadiran partai benar-benar dirasakan masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi wujud kepedulian nyata kepada warga yang membutuhkan,” kata Mujiyono.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pengurus partai, gereja, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan tersebut.
“Sinergi seperti ini penting untuk terus dijaga, karena persoalan sosial tidak bisa diselesaikan sendiri. Harus bersama-sama, dengan semangat gotong royong,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Bakti Sosial, Merry Riana, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk kehadiran dan kepedulian langsung kepada masyarakat.
“Bantuan bisa dikirimkan, tapi kepedulian harus dihadirkan. Kehadiran Pak AHY di sini menunjukkan komitmen nyata,” kata Merry.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan meliputi beras, minyak goreng, gula, mi instan, serta simbol keagamaan seperti rosario dan lilin sebagai bentuk penguatan spiritual.
Pastor Kepala Paroki di Gereja Katolik Santo Andreas Kedoya, Pastor Jhems Hendrik Kumolontang, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran AHY bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata solidaritas.
“Kami yakin ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi wujud kepedulian yang membawa harapan dan sukacita bagi masyarakat,” ucapnya.(ray/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




