Besi Roboh yang Timpa Rumah di Kembangan Bukan Tiang Provider, tapi Selongsong Tower

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Benda besi yang menimpa dua rumah kontrakan di Jalan KH Hasyim Pondok Cabe, RT 06 RW 01, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2026), bukan tiang provider, melainkan selonsong tower.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu mengungkapkan, insiden tersebut terjadi saat pekerja sedang memasang selongsong di tower.

"Saat itu kondisi selongsong melintir, sehingga membuat tiang penyangga tidak kuat," ucapnya saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (12/4/2026).

Baca juga: Pemprov DKI Digugat soal Sengketa Lahan Tanah Abang, Pramono: Sudah Hal Biasa

Akibat insiden tersebut, satu warga penghuni rumah yang tertimpa selongsong tower mengalami luka ringan di bagian kepala dan telinga.

"Korban luka ringan itu atas nama A (53), luka di bagian atas kepala, benjol kepalanya dan telinga sebelah kanan lecet. Luka ringan seperti itu," ungkapnya.

Wisnu menambahkan, saat ini pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut.

"Kalau untuk proses penyelidikan masih dilakukan pendalaman oleh pihak Reskrim Polsek Kembangan ya," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, tiang provider roboh dan menimpa dua rumah di Jalan KH Hasyim Pondok Cabe, RT 06 RW 01, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2026).

Tiang setinggi sekitar empat meter itu roboh saat hendak dipasang.

Baca juga: Harga Plastik Naik 40 Persen, Pramono Ajak Warga Beralih ke Bungkus Daun Pisang

"Menimpa dua unit kontrakan. Ada satu korban luka ringan di bagian belakang telinga dan sudah mendapatkan pengobatan," kata Camat Kembangan, Joko Suparno saat dikonfirmasi, dikutip dari Antara.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Joko mengatakan, kerugian material masih dalam proses penghitungan, lantaran akses untuk masuk ke dalam rumah masih berisiko.

Pihaknya pun telah melakukan peninjauan ke lokasi kejadian sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy Bicara Inflasi Pengamat, Analis Politik Singgung Menteri Bahlil
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Guru Besar Politik Keamanan Unpad soal Posisi Trump: Maju Kena Mundur Kena
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Jepara Kembali Angkat Kejayaan Seni Ukir Lewat Pameran Tatah 2026
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mauricio Souza Ingin Persija Terus Berkandang di SUGBK Ketimbang JIS: Kualitas Rumput Tidak Bohong
• 9 jam lalubola.com
thumb
Undangan Terbuka dari Gubernur Dedi Mulyadi, Warga Jawa Barat Bisa Nikmati Hiburan Wayang Golek di Lembur Pakuan
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.