Guru Besar Politik Keamanan Unpad soal Posisi Trump: Maju Kena Mundur Kena

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Guru Besar Politik dan Keamanan Unpad Muradi memberikan pandangannya mengenai kondisi konflik AS dengan Iran, dalam program Breaking News KompasTV, Minggu (12/4/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Guru Besar Politik dan Keamanan Unpad Muradi memberikan pandangannya mengenai posisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di tengah pusaran konflik dengan Iran. 

Dalam perkembangan terakhirnya, AS-Iran telah melakukan perundingan dengan dimediasi Pakistan, meskipun akhirnya tidak mencapai kesepakatan. 

Dalam kondisi saat ini, Muradi menyebut Trump dalam posisi yang kritis dan sudah mendapat desakan dari dalam maupun luar negeri. 

"Saya bilang dari awal bahwa dalam negeri maupun luar negeri posisi Trump itu posisi kritikal, posisi kritis. Kita mau mau mengatakan apa pun, langkah yang dilakukan oleh Trump itu akan maju kena mundur kena," katanya dalam program Breaking News KompasTV, Minggu (12/4/2026).

Jika Trump memilih maju, menurutnya Presiden AS itu tidak akan punya teman kecuali Israel. 

Sementara jika memilih mundur, kata dia, dalam negeri pun Trump tidak dalam posisi yang kuat. 

Baca Juga: Iran Batasi 12 Kapal Per Hari di Selat Hormuz, Tarif Melintas Rp34 Miliar untuk Setiap Tanker

Ia mengatakan kepercayaan mayoritas masyarakat AS saat ini sudah mulai menurun kepada Trump. 

"Kekuatan Trump cuma tinggal satu, kelompok konservatif yang masih banyak tinggal di pedesaan US (United States/AS)," katanya. 

Menurutnya, kelompok tersebut sampai sekarang masih keras mendukung langkah-langkah Trump karena tidak melihat realitas di AS. 

Terkait kondisi saat ini, di mana AS dan Iran melakukan perundingan meskipun tak mencapai kesepakatan, Muradi menilai Trump sedang mengulur waktu. 

Menurutnya, hal itu dilakukan Trump karena di internal militer AS sendiri, Trump sudah tidak dalam posisi didukung penuh. 

Ia menyebut saat ini ada dua isu yang berkembang di internal militer AS terkait konflik dengan Iran.  

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • donald trump
  • trump
  • as
  • amerika serikat
  • iran
  • pakistan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keren! Warga RT 11 Gandaria Utara Kembali Luncurkan Inovasi Baru untuk Lawan Curanmor, Dari Gerbang Pintar Kini ke GPS
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Memanas! Sekolah di Israel Rusak, Ratusan Warga Lebanon Tewas dan Jutaan Warga Kehilangan Rumah
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Resmi Tetapkan Gaji Ke-13 untuk PPPK Mulai 2026, Berapa Nominalnya?
• 15 jam laluharianfajar
thumb
RUU Pemilu Didesak untuk Segera Dibahas, DPR: Pekan Depan Dipaparkan BKD
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Harga Plastik di Bengkulu Naik hingga 50 Persen, Pedagang Keluhkan Stok Menipis | KOMPAS SIANG
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.