Pramono Tegaskan Bakal Terus Berantas Premanisme Usai Kejadian di Tanah Abang

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, pihaknya bakal menindak tegas aksi premanisme di Ibu Kota, utamanya usai kejadian yang menimpa seorang sopir bajaj di kawasan Tanah Abang belum lama ini.

"Tidak ada kompromi lagi. (Untuk) premanisme di Jakarta, saya sebagai Gubernur saya tidak ragu-ragu untuk itu (menindak tegas)," kata Pramono di Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu, 12 April 2026.

Baca Juga :
Pramono Ingin Ikan Sapu-sapu Dibasmi karena Ancam Kesehatan Warga
Jakarta Masuk Kota Teraman Kedua di ASEAN, Pramono Singgung Banyaknya Premanisme

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Photo :
  • Yeni Lestari/VIVA

Terkait aksi premanisme di Tanah Abang belum lama ini, Pramono mengatakan telah meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait untuk mengambil tindakan tegas.

"Saya sudah melihat videonya dan saya sudah meminta kepada Satpol PP, Kepala Dinas untuk mengambil tindakan tegas terhadap itu," ujarnya.

Sebelumnya, Pramono juga menekankan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan peran serta masyarakat dalam melaporkan setiap kejadian yang meresahkan.

Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan Jakarta tidak hanya unggul dalam peringkat, tetapi juga benar-benar menjadi kota yang aman bagi seluruh warganya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan di titik-titik rawan serta meningkatkan respons aparat terhadap laporan warga, guna memastikan keamanan yang merata hingga ke level pedagang kecil dan sektor informal.

Diketahui, pada Jumat, 10 April 2026, beredar video di media sosial memperlihatkan seorang pengemudi bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat dimintai "uang setoran" oleh seorang oknum pria.

Selain itu, juga ada pedagang bakso di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, yang juga mengalami aksi serupa. Dia dimintai uang iuran sebesar Rp 100 ribu. Namun karena pedagang menolak permintaan tersebut, pria yang meminta setoran merusak mangkok milik pedagang.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya, juga telah menegaskan tidak akan memberi ruang terhadap para pelaku premanisme, termasuk pemalakan terhadap pedagang. Dalam pemberantasan terhadap para pelaku premanisme, tim kepolisian akan melakukan penindakan. (Ant).

Baca Juga :
Tukang Bakso di Tanah Abang Dipalak, Mangkok Dibanting Saat Menolak! 3 Preman Ditangkap
Pramono Bakal Panggil Seluruh PPSU Buntut Pemalsuan Laporan Warga Pakai AI
Pramono Bilang Stasiun KRL JIS Selesai Bulan Mei, Bakal jadi Kado Ulang Tahun Jakarta

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Justin Bieber Dibayar Rp170 Miliar di Coachella 2026
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
IHSG Diproyeksi Sideways Pekan Depan, Ini Sentimen Penggeraknya
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kuasai Klasemen Sementara MotoGP 2026, Mick Doohan Lebih Suka Jorge Martin Ketimbang Marco Bezzecchi: Dia Lebih Rendah Hati
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Modus Penipuan Jual Tanah Fiktif di Jakut, Korban Rugi Rp 160 Juta
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Dampak Perang Belum Usai, Ekonomi Iran Masih Dalam Tekanan Berat
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.