JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra mengungkapkan bahwa kondisi BW (30), korban pembacokan oleh adik kandungnya berinisial MH (20) di Kampung Pedengan, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, masih kritis.
Hal ini diketahui usai pihaknya menjenguk korban yang tengah dirawat di Rumah Sakit Persahabatan, Kecanatan Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026).
"Sementara luka korban hanya di bagian kepala saja," kata Andre di Mapolsek, Minggu, dikutip dari Wartakotalive.com.
Baca juga: Tiang Optik Roboh di Tamansari Jakbar, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Andre menjelaskan, motif pembacokan yang dilakukan MH kepada kakak kandungnya itu dilandasi rasa sakit hati dan tersinggung dengan ucapan korban.
Kini, MH yang merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan pada 2018 itu kembali menjalani kurungan penjara usai membacok BW menggunakan golok yang diambil dari dalam lemari.
"Kami kenakan Pasal 466 ayat 2, KUHP terbaru, undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang penganiayaan menyebabkan korban luka berat ancaman lima tahun penjara," tutur Andre.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial BW (31) dibacok adik kandungnya, MH (20), di Kampung Pedengan, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).
Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika istri korban berinisial NA mendengar cerita adiknya berinisal T, yang mengaku diintip oleh pelaku saat sedang mandi.
"Seketika korban mendengar informasi tersebut dan langsung menegur MH," ujar Andre T saat dikonfirmasi, Kamis (10/4/2026).
Baca juga: Pohon Tumbang Timpa 3 Mobil di Cipayung Jaktim
Namun, pelaku tak terima usai ditegur korban dan sempat cekcok. Kemudian, pelaku mengambil golok yang disimpan di lemari, lalu mengarahkannya ke arah kepala korban.
"Korban berteriak dan langsung lari keluar rumah dan sempat hendak dikejar kembali oleh pelaku, namun tidak kena. Pelaku langsung kabur meninggalkan TKP dengan membawa sajam jenis golok," ujar Andre.
Korban terluka pada bagian kepala akibat bacokan tersebut dan langsung dibawa ke rumah sakit.
Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial. Dalam unggahan akun Instagram @infopenggilingan, disebutkan kejadian penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 09.45 WIB.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan. Petugas medis kemudian mengevakuasi korban menggunakan tandu untuk dibawa ke ambulans.
"Setelah kejadian, diduga pelaku melarikan diri, sementara korban keluar meminta pertolongan warga dan langsung dilarikan ke RS Persahabatan untuk mendapatkan penanganan medis," tulis keterangan akun Instagram tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




