GAMKI dan Sejumlah Ormas Kristen Polisikan Jusuf Kalla Terkait Ceramah soal Syahid

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ceramah mantan Wapres RI Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada beberapa waktu lalu menuai protes dari komunitas Kristen.

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla berujar bahwa umat Islam dan Kristen mempercayai konsep syahid yang sama.

BACA JUGA: Jusuf Kalla Meresmikan Masjid As-Sholihin Yokohama

Menurut dia, ini yang menyebabkan mereka tidak segan saling membunuh ketika berhadapan dalam konflik, seperti di Poso dan Ambon.

Menanggapi pernyataan tersebut, DPP GAMKI bersama lembaga Kristen dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya menyampaikan pernyataan sikap.

”Pertama, menyatakan bahwa agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh orang Islam akan syahid masuk surga, justru agama Kristen mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun," kata Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Sinurat membacakan pernyataan bersama, Minggu (12/4).

Kedua, dia mengungkapkan, pihaknya mengecam keras pernyataan Jusuf Kalla yang menyakiti hati umat Kristen.

Selain itu, pernyataan tersebut dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Ketiga, bersama ini kami yang terdiri dari berbagai Lembaga Kristen dan Organisasi Masyarakat akan melaporkan Bapak Jusuf Kalla ke-Kepolisian RI,” kata Sahat.

Organisasi lainnya yang membuat pernyataan bersama ini adalah: Pakar Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI), Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Gerakan Perjuangan Masyrakat Pluralisme, DPP Si Pitung, DPP Horas Bangso Batak, DPP Pasukan Manguni Makasiouw, DPP Aliansi Timur Indonesia, Tim Manguni, Timur Indonesia Bersatu, Pemuda Batak Bersatu, Advokat Raja-Raja Batak, Gaharu Nusantara Bersinar, Diaspora, Tegas Jaga Indonesia, Patriot Garda Indonesia, Badan Kerja Sama Gereja dan Lembaga, Forum Jurnalis Batak, Garda Borgo Manguni, Seknas Indonesia Maju, dan Kejayaan Nusantara Cerdas.

Seusai membacakan tiga poin tersebut, perwakilan lembaga Kristen dan ormas berangkat ke markas Polri untuk melaporkan JK. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelatih Persija Berharap Eksel Runtukahu Diberi Kesempatan di Timnas Indonesia: Dia Layak, Potensinya Luar Biasa
• 20 jam lalubola.com
thumb
Polri Tangkap Ki Bedil Terkait Penjualan Senpi Ilegal, Begini Kronologinya
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Apa Itu Transfer Pricing? Ini Makna dan Tujuannya
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
144 Calon Haji Pangkalpinang Masuk Embarkasi Batam 21 April
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Info Terkini Pencairan BSU Rp600.000 April 2026, Kapan Cair, Cara Daftar, dan Cek Daftar Penerima
• 10 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.