Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menegaskan komitmennya dalam memperbaiki layanan publik, khususnya di sektor pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Ia mendorong transformasi besar pada sistem layanan Samsat di seluruh Jawa Barat agar menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien seperti layanan perbankan yang selama ini dikenal praktis dan modern.

Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui kanal YouTube pribadinya, Dedi Mulyadi menilai bahwa pelayanan Samsat harus berorientasi pada kemudahan masyarakat.

Ia menekankan bahwa warga pada dasarnya memiliki keinginan untuk taat membayar pajak, namun seringkali terhambat oleh sistem yang berbelit dan kurang ramah pengguna.

Menurutnya, reformasi layanan Samsat bukan hanya sekadar perubahan teknis, tetapi juga perubahan pola pikir dalam melayani masyarakat.

Ia menyoroti bahwa pelayanan publik seharusnya meniru sistem perbankan yang mengutamakan kenyamanan dan kecepatan dalam setiap transaksi.

“Seluruh langkah ini merupakan upaya membangun kemudahan agar warga Jawa Barat mudah dalam membayar pajak kendaraan. Mereka itu mau bayar pajak. Mau bayar pajak kenapa harus dibuat menjadi berbelit? Semua harus dimudahkan,” ujar Dedi.

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah penerapan kebijakan pembayaran pajak kendaraan tanpa harus membawa KTP pemilik pertama.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/Lemburpakuanchannel

Kebijakan ini merupakan bagian dari surat edaran yang bertujuan menghapus hambatan administratif yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa layanan Samsat saat ini sudah mulai menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik.

Namun, ia tetap menekankan bahwa transformasi harus terus dilakukan hingga benar-benar terasa oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia pun membandingkan layanan Samsat dengan perbankan yang dinilai telah berhasil menarik minat masyarakat karena kemudahannya.

Dalam dunia perbankan, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi seperti penarikan uang, penggantian kartu ATM, hingga transfer dengan prosedur yang sederhana dan tidak berbelit.

“Kita harus belajar dari perbankan. Ke bank ngambil uang nggak usah buku, cukup bawa ATM. Ganti ATM mudah, ganti buku tabungan mudah, transfer mudah, semuanya dimudahkan sehingga perbankan menjadi idola bagi warga Indonesia,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi VI DPR Dorong Aturan Fair Share bagi Platform OTT Global di Indonesia
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
BPS temukan 11 ribu KPM tidak layak lagi terima bansos
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar Harga Mobil Sedan Toyota per April 2026
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
GAMKI hingga API Soroti Video Pernyataan Pak JK soal Syahid, Tempuh Langkah Hukum
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Boiyen Akhirnya Blak-blakan Ungkap Alasannya Usai Gugat Cerai Rully Anggi Akbar
• 41 menit lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.