Bandung, VIVA – Persib Bandung menunjukkan mental juara saat menaklukkan Bali United dengan skor 3-2 dalam lanjutan pekan ke-27 Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu malam, 12 April 2026. Meski harus bermain dengan 10 orang di fase krusial pertandingan, Maung Bandung tetap mampu mengamankan tiga poin penting.
Kemenangan ini membuat tim asuhan Bojan Hodak semakin nyaman di puncak klasemen sementara dengan koleksi 64 poin. Persib kini unggul empat angka atas pesaing terdekatnya, Borneo FC, dalam perburuan gelar Liga 1 musim ini.
Tampil di hadapan publik sendiri, Persib langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Bali United, termasuk melalui kombinasi apik Berguinho dan Ramon Tanque pada menit ke-12 yang nyaris membuka keunggulan.
Gol yang dinanti akhirnya lahir pada menit ke-30. Umpan panjang akurat dari lini belakang disambut sundulan tajam Ramon Tanque yang gagal dihalau kiper Bali United, Mike Hauptmeijer. Persib pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Persib tak menurun. Hasilnya, Luciano Guaycochea menggandakan keunggulan pada menit ke-55 setelah memanfaatkan bola liar hasil tendangan Eliano Reijnders yang tak sempurna diamankan lini belakang Bali United.
Namun momentum pertandingan berubah drastis sembilan menit berselang. Bek Persib, Patricio Matricardi, diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-64. Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Bali United untuk menekan habis-habisan.
Tim tamu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-81 lewat eksekusi tendangan bebas Teppei Yachida yang tak mampu dibendung Teja Paku Alam. Tiga menit kemudian, Bali United hampir menyamakan skor andaikan tembakan Irfan Jaya tidak menghantam mistar.
Saat berada dalam tekanan, Persib justru mampu mencuri gol ketiga. Federico Barba menyambut bola mati dengan sundulan keras pada menit ke-87 untuk membawa tuan rumah menjauh 3-1.
Bali United sempat menipiskan skor pada masa injury time melalui Jordy Bruijn setelah memanfaatkan assist Teppei Yachida. Namun gol itu tak cukup menyelamatkan Serdadu Tridatu dari kekalahan.





