REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI, – PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun, Jawa Timur, melaporkan peningkatan signifikan dalam layanan angkutan barang selama Triwulan I 2026. Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan bahwa volume angkutan mencapai 7.770.337 kilogram, menunjukkan kenaikan 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Tohari, peningkatan ini didorong oleh optimalisasi layanan pada sektor ritel dan paket, termasuk loading 4.077.425 kilogram dan unloading 3.692.912 kilogram. Pada tahun 2025, angka tersebut masing-masing mencapai 3.893.247 kilogram dan 3.494.592 kilogram.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi layanan seperti angkutan paket BHP dan parcel one night services (ONS). Selain itu, distribusi angkutan dinas dan satuan kerja internal juga turut menyumbang volume yang positif.
Ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan KA barang menjadi faktor utama keberhasilan ini, dengan On Train Performance (OTP) mencapai 99,20 persen untuk keberangkatan dan 97,08 persen untuk kedatangan. Ini merupakan nilai jual utama bagi pemilik barang yang membutuhkan kepastian distribusi.
Tohari menambahkan bahwa strategi fleksibilitas layanan, termasuk pengoperasian angkutan ritel pada hari libur, mendukung kebutuhan pasar yang dinamis. "Upaya peningkatan ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan service excellence yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu," tegasnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.