REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester City menunjukkan mental juara pada pengujung musim dengan membungkam Chelsea 3-0 pada pekan ke-32 Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Ahad (12/4/2026) malam WIB. Kemenangan ini menjadi pernyataan tegas the Citizens kepada pemuncak klasemen Arsenal bahwa perburuan gelar juara liga bakal tetap sengit sampai akhir.
Kemenangan ini membawa City mengoleksi 64 poin, memangkas jarak dari Arsenal menjadi enam angka. Lebih penting lagi, City masih memiliki satu laga tunda yang bisa menjadi penentu dalam perburuan gelar.
Baca Juga
Guardiola Ingin Bernardo Silva Akhiri Karier di Manchester City
Chelsea Bertemu Leeds, Man City Hadapi Southampton di Semifinal Piala FA
Arne Slot: Salah Berpeluang Besar Main Lawan Man City
Laga dimulai dalam tempo tinggi. Manchester City langsung menekan lewat kombinasi cepat, sementara Chelsea merespons melalui serangan balik.
Babak pertama juga menampilkan ketangguhan lini pertahanan City. Kiper Gianluigi Donnarumma tampil sigap mengamankan peluang, termasuk menepis sepakan Pedro Neto. Di depannya, Abdukodir Khusanov beberapa kali melakukan intersepsi penting untuk menjaga skor tetap imbang hingga turun minum.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selepas jeda, City tampil jauh lebih tajam. Kebuntuan pecah pada menit ke-51 melalui sundulan Nico O'Reilly yang memaksimalkan umpan Rayan Cherki. Enam menit berselang, skema bola mati kembali berbuah gol setelah Cherki mengirim umpan matang yang diselesaikan Guehi.
Chelsea mencoba bangkit dengan memasukkan Alejandro Garnacho, namun justru kembali kehilangan fokus di lini belakang. Menit ke-68, Jeremy Doku memanfaatkan kelengahan untuk mencetak gol ketiga, memastikan kemenangan meyakinkan tim tamu.
Dalam beberapa pekan terakhir, performa pasukan Pep Guardiola memang menunjukkan grafik menanjak. Mereka sukses menjuarai Piala Liga Inggris setelah mengalahkan Arsenal, serta mencatat kemenangan besar atas Liverpool di Piala FA. Konsistensi ini membuat tekanan beralih ke puncak klasemen.