Bisnis minuman milik Jerome Polin dan rekannya Jehian Panangian Sijabat, dipastikan akan tutup permanen pada 25 April 2026. Melalui postingan pengumuman yang dibagikan di Instagram keduanya, mengungkapkan adanya beberapa kesalahan yang membuat bisnis mereka harus tutup.
Bisnis yang dibentuk oleh pasangan kakak-beradik itu diluncurkan pertama kali pada 10 April 2021. "Bagi kami, ini adalah perusahaan pertama," tulis narasi dalam postingan yang dibagikan Sabtu (11/4).
Sayangnya, setelah lima tahun berjalan, ternyata terungkap "sisi gelap" yang melingkupi bisnis mereka. "Kami kurang melakukan background research terhadap calon partner bisnis, kami tidak rutin melakukan audit internal keuangan," lanjut tulisan dalam pengumuman itu.
Lebih lanjut, terungkap bahwa terdapat beberapa kesalahan dalam operasional Menantea. Kesalahan tersebut mulai dari banyaknya laporan masalah di lapangan dari para mitra. Kemudian, diketahui pula adanya surat tagihan supplier yang tidak terbayarkan.
Masalah juga terjadi pada kesalahan laporan pajak tim keuangan Menantea di awal-awal tahun berdiri. Kemudian adapun laporan tentang indikasi "fraud" di dalam Menantea. Masalah ini pun sudah pernah mereka bahas di beberapa podcast yang tayang di YouTube.
"Melalui proses yang panjang dan sulit, kami mencoba untuk mengobati luka-luka yang ada di Menantea," tulis mereka.
Pihak Menantea pun melakukan audit investigasi dengan kantor akuntan publik, kemudian telah melakukan komunikasi intens dengan para mitra, serta telah memberikan kompensasi atas hak karyawan yang belum dipenuhi.
Mereka juga mengaku telah pelunasan tagihan bahan baku yang menunggak, hingga menyelesaikan hutan pajak. Penyelesaian dari beberapa masalah tersebut sudah dilakukan sejak dua tahun belakangan.
"Dan, hampir seluruhnya kami lakukan menggunakan biaya dari kantong sendiri," ujar keduanya.
Pembelajaran atas berbagai masalah dalam bisnis ini pun membuat keduanya memutuskan menutup seluruh gerai guna menghindari hal serupa agar tidak terjadi kembali di masa depan.
Saat ini, toko Menantea yang masih buka pun tengah melakukan clearance sale sebagai bentuk dukungan subsidi kepada seluruh mitra. Clearance sale itu berupa promo pembelian minum seharga Rp 10 ribu hingga 25 April 2026.





