Shindy Samuel Bongkar Titik Terendah dalam Hidup, Ngaku Pernah Dikatain ‘BADAK’ oleh Suami

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.ID - Selebgram sekaligus pengusaha skincare, Shindy Samuel, mengungkapkan pengalaman pahit yang menjadi titik terendah dalam hidupnya. Pengakuan tersebut ia bagikan melalui unggahan di media sosial yang langsung menarik perhatian publik.

Dalam unggahan itu, Shindy menyebut bahwa momen paling menyakitkan bukanlah soal kondisi fisiknya. Ia justru merasa paling terpuruk ketika mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dari orang terdekatnya.

Sebelumnya, Shindy juga telah mengungkap bahwa rumah tangganya dengan Rendy Samuel sudah tidak dapat diselamatkan. Ia bahkan menyebut bahwa hubungan mereka telah sampai pada talak tiga.

Kondisi tersebut membuat pernikahan keduanya berada di ujung tanduk. Publik pun semakin menyoroti hubungan mereka setelah berbagai pernyataan yang diungkap Shindy di media sosial.

Melalui akun Instagram pribadinya, Shindy menuliskan curahan hati yang cukup mendalam. Ia menegaskan bahwa titik terendah dalam hidupnya bukan berkaitan dengan berat badan semata.

“Pernah ada di titik terendah dalam hidupku. Bukan saat berat badanku pernah di angka 178kg. Bukan juga saat dia ‘hampir tidak pernah‘ memberikan nafkah selama 9 tahun,“ tulisnya.

Pernyataan tersebut langsung menyita perhatian netizen. Ia mengatakan bahwa titik terendahnya adalah ketika dikatain ‘BADAK’ yang diduga diucapkan oleh suaminya kala itu.

“Titik terendah dalam hidupku adalah saat aku dikatain ‘BADAK‘ oleh seseorang yang seharusnya paling meratukan aku,“ katanya.

Ucapan tersebut menggambarkan betapa dalam luka yang ia rasakan. Kata-kata yang seharusnya menjadi bentuk kasih sayang justru berubah menjadi sumber luka.

“Pernikahan adalah tempat untuk saling memuliakan, bukan tempat untuk saling mempermalukan. Fisik akan menua dan berubah, namun lisan yang baik akan selalu menjaga cinta tetap muda,” tuturnya.

Melalui pernyataannya, Shindy menekankan pentingnya menjaga sikap dalam hubungan. Ia juga mengingatkan bahwa ucapan memiliki dampak yang besar dalam sebuah pernikahan.

 

“Hari itu aku belajar, luka dari kata-kata bisa lebih dalam dari luka fisik. Tapi dari luka itu juga, aku mulai bangkit...perlahan mengenal dan mencintai diriku sendiri lagi,“ ungkapnya

Pengalaman tersebut menjadi titik balik bagi Shindy untuk bangkit. Ia mulai belajar mencintai dirinya sendiri setelah melewati masa sulit tersebut.

Ia juga menunjukkan perubahan cara pandangnya terhadap diri sendiri. Kini dirinya lebih fokus pada kebahagiaan dan lingkungan yang sehat.

“Aku tidak perlu menjadi sempurna untuk dihargai. Aku hanya perlu menjadi diriku sendiri, dan berada di tempat yang tepat dengan orang yang tepat,“ ujarnya.

“Karena wanita yang pernah hancur adalah wanita yang tahu cara bersinar lebih kuat dari sebelumnya,“ tutupnya.

Dalam unggahan tersebut, Shindy juga menyematkan tagar #curhatanseorangistri. Tagar itu semakin menguatkan dugaan bahwa curahan hatinya berkaitan langsung dengan pernikahannya bersama Rendy. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rapat di DPR, Anggota Komisi XIII Kritik Kinerja KSP di Pemerintahan Prabowo
• 2 jam laludetik.com
thumb
Kakek Hilang di Taman Nasional Baluran, 7 Hari Dicari Tak Ketemu
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Inggris Tolak Ikut Blokade Selat Hormuz yang Dilakukan Trump
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Startup Konsultasi Pajak asal Bali Jadi Best of The Best NextDev ke-11
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Kaltim-Kalsel Tetapkan Cakupan PSEL, Sasar Ratusan Ton Sampah Per Hari
• 27 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.