Kursi Roda Bantuan Pemerintah Jadi Titik Balik Kehidupan Nurdin

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Bandung

Bantuan kursi roda dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia menjadi titik balik dalam kehidupan Nurdin (19), pemuda penyandang disabilitas fisik dan sensorik netra asal Bandung.

Sebelumnya, Nurdin lebih banyak menghabiskan hari-harinya di dalam kamar dengan keterbatasan mobilitas. Kini, berkat kursi roda aksesibilitas yang diterimanya, ia mulai kembali merasakan aktivitas di luar rumah dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Bagi Nurdin, bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu, melainkan pintu untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih bermakna. Ia mengaku kini bisa menikmati rutinitas sederhana seperti keluar rumah di pagi hari untuk menghirup udara segar.

"Senang sekali, sekarang setiap pagi saya bisa minta antar Ibu keluar rumah. Tidak lagi hanya diam di kamar," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Kemensos, pada Senin, 13 April 2026.

Sebulan setelah penyaluran bantuan, Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial kembali mengunjungi kediaman Nurdin untuk memastikan manfaat bantuan benar-benar dirasakan. Hasilnya, perubahan positif terlihat jelas, baik dari sisi fisik maupun psikologis.

Selain kursi roda, Nurdin juga menerima bantuan tunai sebesar Rp1.200.000 yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, seperti vitamin dan susu khusus. Dukungan ini turut berkontribusi pada peningkatan kondisi kesehatannya.

Sang ibu mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah. Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga membawa dampak besar bagi semangat hidup anaknya.

"Sejak ada kursi roda ini, Nurdin jadi lebih ceria, semangat makannya meningkat, dan tidak lagi murung," tuturnya.

Kementerian Sosial menegaskan, penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap pemberian semata. Pemantauan secara berkala dilakukan untuk memastikan setiap intervensi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.

Upaya ini merupakan bagian dari program rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas yang tidak hanya berfokus pada bantuan fisik, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan perawatan, peningkatan fungsi sosial, serta penguatan peran keluarga sebagai sistem pendukung utama.

Melalui pendekatan tersebut, Kementerian Sosial terus mendorong terwujudnya masyarakat inklusif, di mana setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk hidup lebih mandiri dan sejahtera.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei LSI: Lebih dari 80 Masyarakat Ingin Pemilu Tetap Langsung
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Arab Saudi Batasi Akses ke Mekkah Mulai 13 April, Hanya Jemaah Haji Berizin yang Boleh Masuk
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Chivu Sebut Gol Pertama Jadi Kunci Inter Bangkit Kalahkan Como
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Guru Besar Politik Keamanan Unpad soal Posisi Trump: Maju Kena Mundur Kena
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Persiapan Terakhir Timnas U-17 Jelang Lawan Timor Leste di Piala AFF
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.