JAKARTA, DISWAY.ID - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar pabrik produksi narkotika jenis Zenix atau Carisoprodol yang beroperasi lintas wilayah Jakarta hingga Semarang.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan ini hasil pengembangan kasus oleh tim gabungan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, yang kemudian mendapat pendampingan dari Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah.
Diungkapkannya, penggerebekan dilakukan pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 15.50 WIB di sejumlah lokasi berbeda.
BACA JUGA:Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Kemenhaj RI Imbau Jemaah Patuhi Aturan
"Tim berhasil mengamankan pabrik produksi narkoba jenis Zenix/Carisoprodol beserta para tersangka dan barang bukti dalam jumlah besar," katanya kepada awak media, Senin 13 April 2026.
Dijelaskannya, lokasi pertama berada di sebuah hotel di kawasan Jakarta Utara.
Dari tempat tersebut, petugas menyita sebanyak 120.000 butir narkotika jenis Zenix/Carisoprodol serta mengamankan dua tersangka, yakni Bharaka Pradika Mei Dwi Anggu dan seorang pria berinisial Ngesti.
Pengembangan kemudian mengarah ke lokasi kedua di kawasan Semarang Selatan, Jawa Tengah.
"Di lokasi ini, kami mengamankan seorang tersangka lain bernama Joni Tjanjaya yang diketahui merupakan residivis kasus narkoba, beserta barang bukti berupa ponsel dan dua kartu ATM," jelasnya.
Sementara lokasi ketiga yang menjadi titik utama pengungkapan berada di sebuah gudang di Desa Wonolopo, Kecamatan Mijen, Semarang.
Gudang tersebut diduga menjadi pabrik produksi narkotika yang dikendalikan oleh salah satu tersangka.
BACA JUGA:Wapres Lepas Keberangkatan Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
Dari lokasi ini, aparat menemukan barang bukti dalam jumlah besar, termasuk, 186.000 butir Zenix/Carisoprodol, bahan baku (prekursor) mencapai 1.855 kilogram
Mesin produksi seperti mesin cetak pil, mixer dan mesin press, timbangan serta perlengkapan produksi lainnya.
"Dalam proses pengungkapan, tim melakukan berbagai langkah koordinasi, mulai dari pelaporan ke pimpinan, pengamanan status quo lokasi, hingga kerja sama dengan Bidang Laboratorium Forensik dan Brimob Polda Jawa Tengah," ujarnya.
- 1
- 2
- »





