Tatang Sutardin alias Ki Bedil, penjual sekaligus perakit senjata api (senpi) ilegal kini harus mendekam di balik jeruji besi. Langkahnya selama 20 tahun berjualan senpi ilegal berakhir.
Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Arsya Khadafi, mengatakan nama Ki Bedil cukup terkenal di pelaku kejahatan jalanan dan juga pemburu ilegal.
"Ya, pelaku saudara TS (Tatang Sutardin) atau Ki Bedil ini adalah orang yang sudah cukup terkenal di kalangan para pelaku street crime dan juga pemburu ilegal, di mana hasil buatannya sangat baik, berfungsi dengan baik dan juga memiliki akurasi yang tinggi," kata Arsya kepada wartawan, Senin (13/4).
Arsya menyebut, Ki Bedil ini tergolong licin dan lihai, sehingga tak pernah tertangkap oleh aparat.
"Memang saudara TS (Tatang Sutardin) alias Ki Bedil ini cukup licin dan lihai, selama ini dia bergerak di bawah bayang-bayang dan baru pertama kali tertangkap setelah 20 tahun dia beroperasi," ujarnya.
Arsya mengatakan dari pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan beberapa peluru dan juga alat dan juga bahan untuk membuat senjata api ilegal.
"Kegiatan ini berhasil kami lakukan berdasarkan dari info masyarakat yang dilaporkan di hotline kami, Bang Resmob, kemudian kami tindak lanjuti dan berhasil mengamankan dua orang tersangka ini di wilayah Rancaekek, Bandung," tuturnya.
Sebelumnya, kasus ini terkuak setelah polisi lebih dulu menangkap Aep Saepudin yang diduga berperan sebagai perantara transaksi senpi ilegal. Aep Saepudin ditangkap di Jalan Cipacing, Kabupaten Sumedang.
Dari tangan Aep, petugas menyita satu unit pistol jenis SIG Sauer P226 lengkap dengan magasin, satu unit sampel senjata laras panjang yang belum jadi, dua butir peluru kaliber 22 mm, serta sejumlah barang lain seperti jaket hitam dan tas pancing.
Pengembangan kemudian dilakukan ke dua lokasi berbeda di wilayah Rancaekek. Di Rancaekek Kulon, polisi menemukan berbagai jenis amunisi dalam jumlah cukup banyak, mulai dari peluru berbagai kaliber, proyektil, hingga peralatan seperti mata bor yang diduga digunakan untuk membuat senjata.
Sementara di Rancaekek Wetan, petugas berhasil mengamankan Ki Bedil.





