Negosiasi Gagal, Trump Ancam Blokade Selat Hormuz

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Angkatan Laut AS akan mulai memblokade Selat Hormuz setelah negosiasi perdamaian antara AS dan Iran di Pakistan berakhir tanpa adanya kesepakatan. 

Dilansir dari laman resmi Al Jazeera, dalam unggahan di Truth Social pada hari Minggu (12/04/2026), Trump menuduh Iran melakukan pemerasan dan menyebut bahwa Angkatan Laut AS juga akan memburu sekaligus mencegat kapal-kapal di perairan internasional yang telah membayar biaya kepada Iran untuk melintasi selat tersebut. Selain itu, Trump juga mengungkap bahwa pasukan AS akan mulai untuk membersihkan ranjau yang menurutnya ditempatkan Iran di selat tersebut. 

“Jadi, begitulah, pertemuan berjalan lancar, sebagian besar poin disepakati, tetapi satu-satunya poin yang benar-benar penting, NUKLIR, tidak disepakati. Mulai sekarang juga, Angkatan Laut Amerika Serikat yang terbaik di dunia akan memulai proses PEMBLOKIRAN semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz,” tulis Trump di sosial media Truth Social, dikutip dari laman Al Jazeera, Senin (13/04/2026). 

Pengumuman terkait pemblokiran ini disampaikan beberapa jam setelah para pejabat AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan selama lebih dari 21 jam negosiasi di Islamabad, Pakistan. Wakil Presiden, JD Vance, yang memimpin delegasi AS, menuturkan bahwa pembicaraan tersebut gagal karena penolakan Iran untuk berkomitmen meninggalkan ambisi nuklirnya. 

“Faktanya, kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya mengembangkan senjata nuklir. Mereka memilih untuk tidak menerima persyaratan kami,” tutur Vance, dikutip dari laman resmi Time. 

Di sisi lain, para pejabat Iran mengatakan bahwa pembicaraan tersebut mencapai kemajuan dalam beberapa isu, tetapi pada akhirnya gagal menghasilkan kesepakatan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan perbedaan pendapat mengenai kebijakan nuklir, sanksi, dan kendali atas Selat Hormuz turut berkontribusi pada kebuntuan tersebut. 

Tak hanya itu, Baqaei juga mengkritik AS, dengan mengatakan bahwa keberhasilan diplomatik bergantung pada keseriusan lawan. “Keberhasilan proses diplomatik ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, serta menahan diri dari tuntutan yang berlebihan,” kata Baqaei. 

Terkait program nuklir, Iran tetap bersikukuh bahwa program nuklirnya ditujukan untuk keperluan sipil dan mempertahankan haknya untuk melakukan pengayaan uranium. Para pejabat Iran juga berupaya untuk mempertahankan pengaruhnya atas Selat Hormuz, yang menjadi kartu tawar utama dalam negosiasi.  

Menanggapi upaya pemblokiran Selat Hormuz oleh AS, para analis memperingatkan bahwa blokade Angkatan Laut AS dapat dianggap Iran sebagai tindakan perang, yang berpotensi memicu eskalasi militer lebih lanjut. Meskipun negosiasi saat ini telah gagal, JD Vance menyebut bahwa diplomasi masih belum berakhir dan tetap membuka kemungkinan negosiasi lebih lanjut. 

Mengenai Selat Hormuz, Iran mulai melakukan penutupan Selat Hormuz sejak dimulainya eskalasi perang militer AS-Israel terhadap negara itu pada 28 Februari 2026. Namun setelah ditutup, tepatnya pada beberapa minggu terakhir, Iran akhirnya kembali mengizinkan beberapa kapal komersial untuk melewati Selat Hormuz, dengan syarat mereka harus membayar pungutan tol masuk. 

Pungutan tol masuk ini menjadi sebuah praktik yang ingin diberlakukan oleh Pemerintah Iran bahkan setelah perang berakhir. Akan tetapi, Iran menyatakan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam perang melawan negaranya akan tetap dilarang untuk melintasi selat tersebut. Lebih lanjut, diketahui bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut kapal-kapal militer yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata. (Fadya Jasmin Malihah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Kecewa NATO Tak Dukung Sikap AS
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Ancaman Trump di Hormuz Guncang Harga Minyak, Bursa AS Masuk Fase Konsolidasi
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Mobil Bekas di AS Naik Tajam, Permintaan Tinggi dan Pasokan Terbatas
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Pramono Dorong Perluasan Layanan Air Bersih Lewat Raperda SPAM
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Alhamdulillah, 15.000 Paket Sembako dari Indonesia Tiba di Gaza
• 4 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.