jpnn.com, BANDUNG - Universitas Teknologi Bandung (UTB) memperpanjang kerja sama strategis dengan Pemerintah Daerah Kota Bandung melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Kampus UTB, Kamis (9/4).
Penandatanganan ini sebagai kelanjutan dari kolaborasi sebelumnya yang telah berakhir sekaligus mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat sinergi berkelanjutan di bidang pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
BACA JUGA: Persib Bandung Iris Tipis Bali United, Frans Putros Tunjuk Ancaman Serius di Depan
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Rektor Universitas Teknologi Bandung, Muchammad Naseer. Keduanya melakukan penandatanganan perpanjangan kesepakatan bersama sebagai bentuk penguatan kemitraan antara Pemerintah Kota Bandung dan UTB.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan empat Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, sebagai tindak lanjut kolaborasi di berbagai bidang strategis.
BACA JUGA: Banjir Masih Merendam Dayeuhkolot Bandung, 19.408 Jiwa Terdampak
Dari pihak Universitas Teknologi Bandung, kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas dan fakultas, serta mahasiswa UTB yang menyaksikan langsung jalannya agenda perpanjangan kerja sama tersebut.
Acara diawali dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Rektor Universitas Teknologi Bandung dan Wali Kota Bandung sebagai simbol komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan.
BACA JUGA: Dramatis! Persib Bandung Bungkam Bali United dengan 10 Pemain
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang melibatkan perwakilan Universitas Teknologi Bandung, Danny Aidil Rismayadi, bersama para kepala dinas terkait, yaitu Adi Junjunan Mustafa, Ronny Ahmad Nurudin, Henryco Arie Sapiie, dan Dewi Kaniasari, yang dilaksanakan dengan disaksikan langsung oleh Wali Kota Bandung dan Rektor Universitas Teknologi Bandung.
Rektor Universitas Teknologi Bandung, Muchammad Naseer menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendorong kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dia juga menegaskan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara Pemerintah Daerah Kota Bandung dan Universitas Teknologi Bandung.
Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menciptakan ekosistem pembangunan berbasis inovasi dan teknologi, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi di masa depan.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, penguatan sektor ekonomi kreatif, hingga dukungan terhadap program-program pembangunan daerah di Kota Bandung.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi wadah implementasi keilmuan secara nyata sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat melalui pendekatan akademik yang aplikatif.
Melalui penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama ini, Universitas Teknologi Bandung dan Pemerintah Daerah Kota Bandung menunjukkan komitmen kuat untuk terus membangun kolaborasi berkelanjutan dalam mendorong inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pembangunan daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bayi Nyaris Tertukar, Ibu Asal Cimahi Somasi RSHS Bandung
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




