Aksi Curas di Taman Sidoarjo: Korban Diserang 6 Pelaku, Motor Dirampas

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Pria berinisial MS (22 tahun) yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Taman, Sidoarjo, menceritakan tentang apa yang dialaminya pada 31 Maret 2026 lalu.

MS bercerita, peristiwa itu terjadi pada 31 Maret 2026 ketika ia hendak mengisi bahan bakar di SPBU kawasan Taman, Sidoarjo. Namun, di bawah flyover Trosobo, situasi mendadak berubah mencekam.

MS menuturkan, awalnya ia dihampiri dua pria berboncengan sepeda motor yang berpura-pura menanyakan alamat.

“Salah satu pelaku bilang, ‘Dik, mau tanya alamat’. Saya jawab tidak tahu. Karena memang saya tidak paham daerah situ,” ujarnya saat on air di Radio Suara Surabaya, Senin (13/4/2026) sore.

Merasa curiga, korban memilih tetap melaju tanpa berhenti. Kecurigaan tersebut terbukti ketika tak lama kemudian muncul tiga sepeda motor lain yang mengiringi laju kendaraannya dari sisi kanan.

“Kecepatannya disamakan dengan motor saya. Perasaan saya sudah tidak enak, akhirnya saya tancap gas,” katanya.

Upaya melarikan diri justru berujung pada aksi penghadangan. Salah satu pelaku tiba-tiba memotong jalan korban dari depan. Dalam kondisi lalu lintas padat, korban tidak sempat menghindar dan terpaksa menghentikan kendaraan.

Para pelaku kemudian melancarkan aksinya secara brutal. Korban ditarik, ditendang, hingga dijambak oleh pelaku lain.

“Orang yang di sebelah kiri memegang tangan kiri dan menarik saya. Kemudian orang yang ada di sebelah kanan, menendang saya. Kemudian salah satu pelaku juga menjambak rambut bagian belakang saya. Pelaku juga naik ke punggung saya. Kemudian leher saya ditahan dengan tangan mereka,” cerita MS.

Saat terjatuh, korban sempat mengelabui pelaku dengan melempar telepon genggamnya ke semak-semak. Namun, para pelaku tetap melakukan penggeledahan sambil mengancam menggunakan senjata tajam sejenis pisau.

“Saya sempat teriak minta tolong, tapi mereka menyuruh saya diam dan bilang bahwa mereka membawa senjata,” ujarnya.

Setelah melumpuhkan korban, para pelaku yang berjumlah enam orang dan menggunakan tiga sepeda motor, langsung membawa kabur motor Scoopy warna hitam milik korban.

Usai kejadian, korban mengambil kembali ponselnya dan menghubungi keluarga. Ia kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polisi pada 1 April 2026.

BACA JUGA: Kapolsek Taman Jelaskan Kronologi Begal Viral di Flyover Trosobo

Kompol Kanisius Pranata Kapolsek Taman Kapolsek Taman menegaskan bahwa kasus ini dikategorikan sebagai pencurian dengan kekerasan (curas).

“Peristiwa yang dialami korban ini masuk dalam kategori curas,” ujarnya kepada Radio SS.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti serta menelusuri kemungkinan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

“Kami masih mencari barang bukti. Kondisi lokasi juga minim penerangan. Kami cek apakah ada CCTV yang bisa membantu mengungkap kejadian pada tanggal tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, kasus ini menjadi perhatian serius jajaran kepolisian setempat karena berdampak pada rasa aman masyarakat.

“Tentu ini menjadi atensi bagi kami. Saya merasa tertampar karena membuat wilayah kami terkesan tidak aman,” tegasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur sepi atau minim penerangan. (saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Susunan Pemain Timnas U17 Indonesia Vs Timor Leste di ASEAN U17 2026: Mierza Firjatullah Starter
• 56 menit lalukompas.tv
thumb
Timnas Indonesia U-17 Layak Pede Hadapi Timor Leste di Piala AFF U-17 2026, tapi Harus Waspadai Kehadiran Sosok Ini
• 6 jam lalubola.com
thumb
KPK telah periksa pengusaha rokok Rokhmawan dalam kasus Bea Cukai
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Iran Respons Langkah Trump Mau Blokade Selat Hormuz
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
KSP Muhammad Qodari Paparkan Fokus Teknokrasi dalam RDP Bersama Komisi XIII DPR
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.