Setelah sukses menjual soto mi secara online, penyanyi Agatha Suci kini membuka restoran sendiri dengan nama "Mama Uch" yang berlokasi di Jalan Cikajang Nomor 48, Jakarta Selatan. Restoran ini terinspirasi dari kebiasaan masa kecilnya saat berburu soto mi di berbagai tempat bersama sang ayah.
"Aku, tuh pencinta soto mi. Papaku sempat tinggal di Bogor. Terus, ya namanya udah gede, udah bisa masak sendiri, jadi punya preferensi masing-masing, kan. Terus ada banyak soto mi yang aku suka tapi pengin bikin versi aku sendiri, pas bikin ternyata suami bilang enak, jualan, coba iseng bikin online, cuma aku udah punya central kitchen di Cengkareng," kisahnya saat berbincang bersama kumparanFOOD di restorannya, Minggu (5/4).
Agatha mengaku awalnya menyediakan 100 porsi per hari dan sukses ludes terjual di e-commerce. Kemudian, Agatha menambah porsi setiap menjual soto mi-nya secara online dan kerap habis terjual. Mulai dari situlah, Agatha memberanikan membuka restorannya sendiri.
Penyanyi jebolan ajang pencari bakat tersebut kemudian membuat soto mi kesukaan versinya sendiri, yang ia nilai memiliki rasa yang medok. Untuk kuah kaldu pun, Agatha memilih menggunakan rebusan tulang sapi, termasuk sum-sum. Ia juga menggunakan daging sapi Australia agar cita rasa soto mi buatannya lebih premium.
"Awalnya aku bikin soto mi pakai daging yang benar-benar tender, karena aku sangat suka makan protein. Tapi rasanya jadi kurang rich, kurang medok, nah akhirnya sekarang pakai sengkel, aku pakai Australian beef, karena soto mi yang aku jual harganya Rp 80 ribu dan di Cikajang, ya, jadi takut 'ditimpuk', ya (kalau bahan-bahannya enggak premium)," tuturnya.
Agatha juga sudah memikirkan harga soto mi yang dia jual, dengan suasana restoran yang ia suguhkan di Mama Uch. Soal konsep restoran, Agatha memilih konsep layaknya kafe namun nyaman untuk makan ataupun sekadar ngopi.
Ya, di restoran Mama Uch juga menjual aneka kopi karena Agatha sendiri mengaku suka minum kopi. Sehingga di salah satu sudut restorannya dibuat dengan konsep layaknya warung kopi dengan susunan gelas di sebuah rak kayu.
"Kita sendiri sekarang masih pakai satu bean. Kita ada kopi susu dan segala macam kopi. Kopi susu buatan kita lebih creamy dan ada asin-asinnya karena kita pakai sea salt. Jadi si doyan makan dan minum ini, mentransfer semua kesukaannya ke sini," tambahnya.
Nah, meski Agatha sendiri mengaku suka makan soto mi dengan daging saja, di restorannya terdapat beberapa menu. Misalnya yang menjadi andalan adalah soto mie daging atau soto mie daging plus bakso. Bahkan ada soto mie campur dengan pelengkap urat dalam.
kumparanFOOD sendiri mencoba dua di antaranya yakni soto mie daging dan daging plus bakso. Saat sampai, soto mi yang disajikan tidak panas mengepul. Kuahnya hangat, dan bisa langsung diseruput.
"Kenapa saat datang kuahnya enggak terlalu ngebul gitu, ya? Jadi itu karena aku pengin orang, tuh nyampe di mejanya langsung makan, tanpa harus tiup-tiup gitu. Kaya gitu pokoknya semua sudah aku pikirin," ujar Agatha.
Saat kami mencoba, kuah soto mi ala Mama Uch ini memang terasa terbuat dari kaldu asli rebusan tulang sapi yang gurih namun tetap segar, tidak terlalu berlemak atau berminyak, serta umami. Sedikit terasa manis, namun Agatha mengaku tidak menambahkan gula ataupun kecap ke dalam kuahnya.
Untuk isiannya, daging sapi yang juicy terasa lembut, empuk, namun tetap kenyal. Layaknya soto mi, dalam mangkuk yang cukup besar berisi pula potongan risol lembut, tomat segar, mi kuning, bihun, emping, kol, dan taburan irisan seledri serta bawang goreng.
Sedangkan untuk baksonya juga dibuat homemade sehingga rasanya dominan daging, bukan tepung. Kuah soto mi yang pekat kaldu namun tidak bikin enek ini juga cocok dinikmati bersama baksonya.
Selain soto mi, kamu juga bisa memesan kudapan seperti aneka goreng yang juga menggunakan resep sendiri. Cobalah bakwan goreng renyah atau, tempe mendoan lembut yang sangat terasa gurih serta harum campuran bumbu ketumbarnya.
Selain cerita menarik di balik resep soto mi-nya, Agatha Suci juga mengungkapkan alasan memilih nama "Mama Uch". "Jadi aku punya anak baptis. Anak baptisku itu anaknya Dion Wiyoko, dia manggil aku dengan sebutan 'Mama Uch' dari situ aku memilih menjadi nama restoran ini, Jadi aku pikir, it's cute actually," ungkapnya.
Agatha sendiri berharap, bisnis restoran barunya ini ke depan bisa menjadi berbagai macam produk, dia pun tak menutup kemungkinan akan adanya menu makanan lain atau jenis soto lainnya yang akan dihidangkan di restorannya tersebut.
Mama Uch
Alamat: Jl. Cikajang No.48, Petogogan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170.
Jam buka: 08.00-20.00 WIB (Senin-Jumat) dan 07.00-20.00 WIB (Sabtu dan Minggu).





