Jakarta, tvOnenews.com - WeTV kembali bekerja sama dengan Hitmaker Studios di WeTV Original "Love & 10 Million Dollars".
- Tim tvOnenews
Mengusung tema terinspirasi dari film klasik Indecent Proposal dengan sentuhan modern yang provokatif, serial ini mengikuti dilema moral Elina (Davina Karamoy) yang harus memilih antara menyelamatkan warisan ibunya atau menerima kontrak 24 jam dari seorang miliarder misterius, Arman (Giorgino Abraham).
Executive Producer & Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea mengatakan bahwa pemilihan pemeranndalam series memiliki pertimbangan yang matang.
"Secara general pemilihan cast kami biasanya terus melihat respons masyarakat sambi kami mengeksplore talem baru agar tiap series tampilannya fresh, sepeti ada athony ya baru pertama kali tampik di wetv. Ke depannyankminterus mengekplor pemain-pemain yang lain agar di series WeTV ini makin banyak yang memainkan banyak judul," katanya dalam acara Screening dan Press Conference yang digelar pada Senin (13/4/2026).
Terkait pengerjaan, Febri mengaku memberikan kepercayaan kepada produser untuk membuat serial berjalan dengan sesuai.
"Kami biasanya melihat dari ceritanya dan dari Pak Rocky memang memiliki cerita yang khasnya Pak Rocky ya. WeTV prinsipnya setiap produser memiliki prinsip masing-masing, kalau kita, balik lagi ceritanya apa yang mau kita bawa ke audiens Indonesia dan untuk bagaimana eksekusinya kita kembalikan ke produsernya," jelasnya.
Rocky Soraya juga menanggapi soal pemilihan karakter. Menurutnya cast yang dipilih adalah yang dianggap sanggup memerankan karakter dalam cerita tersebut.
"Kita pilih pemain dari kecocokan skrip ya. Untuk shooting itu selama 40-45 hari. Kita shooting di Bali, kita sempat pake winery di Bali yang menjadi salah satu terbesar di Indonesia ya untuk menghasilkan kualitas shooting yang auntentik," bebernya.
Sementara itu, Davina Karamoy pemeran Elina mengaku tidak mengalami kesulitan yang berlebih di karakter yang diperankannya.
"Kita workshopnya beberapa kali ya sebagai cast. Dibuat senyaman mungkin, jadi saat workshop udah matang jadi sekali take langsung bisa. Kita sudah dikasih tau dimana batasan Davina dan pemain lainnya, jadi saat adegan hasilnya itu sesuai skrip dan juga tetap menghargai pemainnya," ucap Davina.




