Britney Spears masuk ke fasilitas rehabilitasi secara sukarela usai ditangkap atas tuduhan mengemudi dalam pengaruh alkohol (DUI) pada bulan lalu.
Dilansir Variety, Britney Spears diamankan oleh California Highway Patrol sekitar pukul 21.30 waktu setempat pada 5 Maret lalu. Ia ditahan keesokan harinya sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Enggak lama kemudian Spears dibebaskan, dan dijadwalkan untuk hadir ke pengadilan pada 4 Mei mendatang. Perwakilan Spears memberikan pernyataan usai pelantun lagu …Baby One More Time itu ditangkap.
“Ini adalah insiden yang tidak menguntungkan dan sama sekali tidak dapat dibenarkan,” kata perwakilan Spears.
Spears akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi aturan. Diharapkan, hal tersebut bisa menjadi langkah awal dan perubahan bagi Spears yang memang sudah lama diperlukan olehnya.
“Semoga ia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan di masa sulit ini,” tutur perwakilan Spears.
Spears akan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya. Orang-orang terdekatnya akan memberikan dukungan kepada Spears.
Spears baru-baru ini menjadi sorotan usai menjual katalog lagunya dan sejumlah hak lainnya kepada Primary Wave.
Britney Spears Tunda Pertunjukan di Las VegasSpears sempat membuat unggahan di Instagram pada Januari lalu tentang dirinya enggak akan pernah tampil lagi di Amerika Serikat karena alasan yang sangat sensitif. Namun, unggahan tersebut sudah ia hapus.
Spears bebas dari konservatori pada 2021. Sejak saat itu ia menjadi lebih tertutup.
Album terakhir Spears adalah Glory (2016). Ia terakhir kali tampil di Amerika Serikat pada 2018 dalam rangkaian tur Piece of Me di ajang Formula Grand Prix di Austin, Texas.
Spears sempat merencanakan residensi kedua di Las Vegas pada 2019. Namun, ia menunda pertunjukan tersebut dan menghentikan aktivitas panggungnya tanpa batas waktu.





