Motor Warga Cipondoh Dicuri Dini Hari, Pelaku Sempat Kembali Ambil Sandal

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com — Sebuah sepeda motor milik warga hilang dicuri di Gang Wakaf, Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (13/4/2026) dini hari.

Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) sekitar pukul 03.24 WIB dan ramai di media sosial setelah diunggah akun Instagram @sekitarcipondoh.

Pemilik motor, Nurcholis Ali Syabana (34), mengatakan dirinya baru menyadari sepeda motornya hilang saat hendak beraktivitas pada pagi hari.

Baca juga: Dituduh Nunggak Cicilan, Warga dan Matel Ribut Saat Motor Hendak Ditarik di Jakbar

"Saya keluar rumah sekitar pukul 05.30 WIB, itu motor sudah tidak ada. Saya sempat cari ke beberapa sudut, khawatir lupa taruh, ternyata memang tidak ada," ujar Nurcholis saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.

Ia mengaku terkejut ketika mendapati motor yang biasa digunakan istrinya untuk kegiatan sehari-hari tersebut telah hilang.

Nurcholis kemudian memeriksa rekaman CCTV di rumahnya dan melihat seorang pria tak dikenal masuk ke halaman rumah lalu membawa kabur sepeda motor miliknya.

"Pas dicek CCTV, sekitar pukul 03.24 WIB atau menjelang subuh, ada pelaku masuk ke rumah, kemudian bawa motor ke luar," kata dia.

Menurut Nurcholis, pelaku beraksi seorang diri dan diperkirakan berusia paruh baya. Saat beraksi, pelaku mengangkat bagian depan motor yang dalam kondisi terkunci stang, lalu mendorongnya keluar dari halaman rumah.

Pelaku bahkan sempat kembali ke lokasi setelah membawa kabur motor tersebut untuk mengambil sandal yang tertinggal.

"Kelihatan di CCTV dia sempat meninggalkan sandal. Terus dia balik lagi ambil sandal. Jadi dua kali ke sini, orang yang sama," jelas Nurcholis.

Ia menyebutkan, sepeda motor yang hilang merupakan Honda Beat tahun 2016 dengan nomor polisi B 6892 VMW. Motor tersebut diparkir di halaman rumah, tepat di bawah kamera CCTV.

Saat kejadian, gerbang rumah dalam kondisi tertutup, namun tidak digembok.

Baca juga: Bus AKAP Tabrak Motor di Depan Terminal Kampung Rambutan, Ibu dan Anak Tewas

"Memang biasanya motor ditaruh di halaman dan gerbang hanya dislot, tidak digembok karena penghuni kontrakan sering keluar-masuk malam hari," kata dia.

Nurcholis juga mengaku sebelumnya sempat melihat orang mencurigakan mondar-mandir di depan rumahnya, terutama saat bulan Ramadhan. Namun, ia tidak terlalu menaruh curiga saat itu.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Waktu bulan puasa juga sempat ada orang mencurigakan," imbuh dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembelian Tiket via Access by KAI Mendominasi, 8,1 Juta Transaksi per Kuartal I-2026
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Zodiak yang Sensitif dan Mudah Tersinggung
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ferdinand Tuntut Permintaan Maaf dan Klarifikasi Jusuf Kalla, Jika Tidak...
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Posisi Sulit Pertambangan RI di Tengah Tekanan Geopolitik dan Regulasi
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
BGN Beri Alasan di Balik Penggunaan EO Rp113 Miliar
• 14 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.