Gaspol Hari Ini: Siapa di Balik Narasi Indonesia Chaos?

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana mengenai potensi terjadinya ketidakstabilan atau chaos di Indonesia menjadi topik diskusi hangat di ruang publik.

Perdebatan ini muncul menyusul adanya pandangan dari sejumlah pihak yang memprediksi adanya risiko gejolak sosial-politik dalam negeri.

Politisi senior PAN, Dradjad Wibowo menilai, narasi ini secara sistematis digaungkan oleh kelompok-kelompok yang memiliki perbedaan pandangan politik pada pilpres 2024 kemarin. 

“Kalau saya melihat yang banyak memunculkan isu ada chaos ini adalah teman-teman saya yang kalah waktu pilpres. Ini mohon maaf sekali masih rawon gitu pak, ora move on,” kata Dradjad, dalam Gaspol Podcast, yang tayang malam ini, Senin (13/5/2026).

Baca juga: Prabowo Bikin Putin Tersenyum: Banyak Orang Indonesia Diberi Nama Yuri-Gagarin

Selain isu stabilitas, perdebatan juga menyentuh aspek komunikasi kepemimpinan nasional.

Dradjad menilai, pihak yang menilai bahwa Presiden tidak bisa diberi nasihat, itu tidak mencerminkan kondisi sebenarnya, terutama bagi pihak yang tidak memiliki interaksi langsung.

“Kan enggak pernah berinteraksi langsung dengan beliau (Prabowo), kalau kita sering berinteraksi saya dari tahun 2014 dengan beliau,” kata dia.

Menurut dia, menjaga stabilitas negara merupakan prioritas utama.

Segala bentuk manuver politik seperti pemakzulan dinilai tidak hanya sulit secara prosedur, tetapi juga memiliki biaya sosial dan politik yang sangat tinggi bagi keberlangsungan bangsa.

Secara konstitusional, mekanisme pemakzulan di Indonesia memiliki tahapan panjang dan kompleks, dimulai dari DPR, dilanjutkan ke Mahkamah Konstitusi, hingga keputusan akhir di MPR.

Proses tersebut menjadikan pemakzulan sebagai langkah luar biasa yang jarang terjadi dan membutuhkan dasar yang kuat.

Baca juga: Prabowo Berterima Kasih ke Putin Karena Bantu Indonesia Gabung BRICS: Kami Diterima Begitu Cepat

“Ketika Anda kalah ya ngaku aja kalah gitu loh jangan belum apa-apa sudah impeach, iya kan? Saya rasa teman-teman juga harus realistis, proses impeachment itu proses yang bukan hanya sangat sulit, (tapi) almost impossible dan very costly,” kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Lalu seperti apa pandangan Dradjad mengenai situasi ekonomi dan politik di Indonesia?

Simak penjelasan lengkapnya di Gaspol Podcast, tayang premiere malam ini pukul 20.00 WIB hanya di YouTube Kompas.com.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bursa Asia Jatuh, Buntunya Perundingan AS-Iran Tekan Sentimen Pasar
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Fakta Ikan Sapu-Sapu: Sulit Mati dan Punya Daya Tahan Hidup Tinggi
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Klaim GRIB Pakai Eigendom Dipertanyakan di Lahan Tanah Abang, Pengamat: Tak Diakui Lagi
• 7 jam lalueranasional.com
thumb
Trump Kecam Paus Leo di Medsos Gara-Gara Komentar Perang Iran
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Penerima PKH Didorong Ikut Koperasi Merah Putih, Dana Bansos Bisa untuk Mencicil Iuran Simpanan
• 4 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.