Tak Bisa Hidup Tanpa Musuh, Israel Disebut Targetkan Turki Setelah Iran

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

VIVA – Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan pada hari Senin, bahwa Israel "tidak dapat hidup tanpa musuh" dan pemerintah Israel saat ini mencoba untuk menggambarkan Turki sebagai musuh.

Ketegangan antara Turki dan Israel terus meningkat sejak perang Gaza meletus pada Oktober 2023.

Baca Juga :
100 Ribu Rumah dan 940 Sekolah di Iran Hancur Akibat Serangan AS dan Israel
Paus Leo: Saya Tak Takut Trump dan Akan Lebih Keras Suarakan Tolak Perang

Perselisihan memasuki fase baru pada akhir pekan setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Presiden AS Donald Trump tentang "kemungkinan provokasi dan sabotase" yang dapat membahayakan kesepakatan gencatan senjata awal dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah pada hari Sabtu bahwa Israel akan terus menghadapi Teheran dan sekutu regionalnya. 

"Setelah Iran, Israel tidak dapat hidup tanpa musuh," kata Fidan dalam wawancara televisi dengan kantor berita Anadolu.

"Kita melihat bahwa tidak hanya pemerintahan Netanyahu tetapi juga beberapa tokoh oposisi - meskipun tidak semua - berusaha untuk menyatakan Turki sebagai musuh baru," katanya.

"Ini adalah perkembangan baru di Israel... berubah menjadi strategi negara," tambahnya.

Turki dan Israel sering berselisih di masa lalu, termasuk mengenai kampanye genosida Israel di Gaza dan mengenai masa depan Suriah.

Serangan tahun 2010 oleh pasukan Israel terhadap armada kapal sipil yang mencoba menerobos blokade angkatan laut Israel di Gaza menyebabkan permusuhan yang berkepanjangan antara kedua kekuatan regional tersebut.

Serangan terhadap armada tersebut, yang diorganisir bersama oleh sebuah kelompok hak asasi manusia Turki, mengakibatkan kematian sembilan aktivis Turki dan seorang aktivis AS. (The New Arab)

Baca Juga :
Panglima IRGC Sebut AS dan Israel Mundur dengan Tangan Kosong dari Timur Tengah
Menteri Keamanan Israel Sebut Dirinya Seperti Pemilik Masjid Al Aqsa
Dikritik soal Iran, Trump Serang Balik Paus Leo: Dia Lemah dalam Urusan Kejahatan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wall Street Pulih, Naik 1%
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
ESQ Tours Gelar Manasik Haji Akbar 2026
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bahlil Ubah Formula Harga Patokan Bijih Nikel dan Bauksit, Berlaku 15 April 2026
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Setelah Diperiksa Terkait Kasus Amsal Sitepu, Danke Rajagukguk Dicopot dari Jabatan Kajari Karo
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Ada Transaksi Crossing Jumbo Saham Aguan (PANI) saat IHSG Melonjak ke 7.675
• 13 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.