RI Ajukan Permintaan Impor Minyak ke Rusia, Beralih dari AS dan Australia?

bisnis.com
17 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev menyebut Indonesia telah mengajukan permintaan pasokan minyak bumi dari negaranya, dengan tujuan untuk menjaga pasokan di dalam negeri.

Dalam wawancara dengan Channel One Rusia yang dikutip dari Kantor Berita Anadolu pada Selasa (14/4/2026), Tsivilev menyatakan Moskow selama ini memposisikan diri sebagai pemasok energi yang andal.

“Jika sebelumnya Indonesia lebih banyak membeli produk minyak dari negara lain seperti Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Australia, kini mereka mulai mempertimbangkan aspek keandalan pasokan, seiring dengan situasi yang berkembang di kawasan selat,” ujarnya.

Selain itu, Tsivilev menegaskan bahwa saat ini tengah berlangsung pembahasan serius untuk merumuskan kontrak jangka panjang dengan skema harga yang saling menguntungkan.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Moskow.

Berdasarkan keterangan Kremlin, kedua pemimpin mengidentifikasi sejumlah sektor utama kerja sama, antara lain energi, pertanian, dan industri. Selain itu, keduanya juga menekankan pentingnya penguatan hubungan kemanusiaan, termasuk di bidang budaya dan pendidikan.

Baca Juga

  • Geopolitik Memanas, Pertamina Siapkan Strategi Berlapis Jaga Pasokan LPG-BBM
  • WFH Dinilai Tidak Signifikan untuk Penghematan BBM, Kenapa?
  • Bahlil Klaim RI Lewati Masa Krisis Energi: Stok BBM & LPG Aman

Putin berharap kunjungan Prabowo ke Moskow dapat mendorong pertumbuhan perdagangan bilateral kedua negara.

Sementara itu, kedua pihak juga sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, antariksa, dan farmasi.

Prabowo menyatakan Indonesia perlu melakukan konsultasi untuk menghadapi tantangan di masa depan sekaligus menjajaki peluang pendalaman kerja sama bilateral.

“Kerja sama harus terus diperkuat, terutama di sektor ekonomi dan energi,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap peluang untuk mengimpor minyak dari Rusia sebagai salah satu opsi guna menjamin pasokan energi domestik di tengah ketatnya persaingan pengadaan di pasar global. 

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah tidak menutup kemungkinan mengambil pasokan dari negara mana pun, termasuk Rusia, selama hal itu dapat memastikan ketersediaan BBM nasional. 

Menurutnya, hingga saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan dan belum menjadi keputusan final. 

“Sekarang kita dalam kondisi selalu membuka opsi dari negara mana saja. Kita tidak pilih-pilih, yang penting bagi pemerintah adalah menjamin agar BBM di Indonesia tetap ada,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertukar Cendera Mata, Prabowo Hadiahi Putin Miniatur Candi Borobudur
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Anggota DPR dorong kolaborasi pusat-daerah kembangkan "urban tourism"
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Gelar Aksi di MK, Aktivis Mahasiswa Desak Penyiram Air Keras Andrie Yunus Diseret ke Peradilan Umum
• 7 jam laludisway.id
thumb
16 Mahasiswa FHUI Pelaku Pelecehan Seksual Diminta Dikenai Sanksi Tegas
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Harga Emas Dunia Menguat Tipis di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.