WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan militernya mulai memblokade Selat Hormuz, Senin (13/4/2026).
Presiden Trump menyatakan militer AS akan membendung lalu lintas dari pelabuhan-pelabuhan di Iran.
Donald Trump mengancam memblokade Selat Hormuz usai perundingan kedua negara untuk mengakhiri perang gagal pada pekan lalu.
Trump menegaskan militer AS akan menghalangi pelayaran kapal dari dan ke pelabuhan-pelabuhan di Iran.
"Kami tidak bisa membiarkan sebuah negara memeras seluruh dunia karena itulah yang mereka lakukan (Iran)," kata Donald Trump dikutip Associated Press, Selasa (14/4/2026).
Meskipun demikian, Trump mengatakan, pihaknya tetap mengupayakan berlanjutnya negosiasi dengan Iran.
Menurut Trump, pihak Iran juga masih membuka kesempatan untuk berunding.
"Saya bisa mengatakan bahwa kami telah menghubungi pihak lain. Mereka menginginkan kesepakatan," kata Trump.
Baca Juga: Kata Pete Hegseth Usai Bertemu Menhan RI, AS Soroti Peran Strategis Indonesia di Indo-Pasifik
Menurut situsweb pelacak pelayaran kapal, Marine Traffic, setidaknya dua kapal tanker terpantau putar balik setelah Donald Trump mengumumkan blokade dimulai.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- selat hormuz
- trump blokade selat hormuz
- blokade selat hormuz
- donald trump
- perang iran





