Jakarta (ANTARA) - Kepolisian membantah ada mobil petugas yang tengah berpatroli dan menabrak warga saat tawuran terjadi pada Senin (13/4) malam di Jalan Bukit Duri Selatan, Tebet, Jakarta Selatan.
"Terkait informasi yang menyebut adanya mobil polisi menabrak warga, hal tersebut tidak benar," kata Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Iwan mengatakan pihaknya ingin meluruskan bahwa kabar tersebut berkaitan dengan tawuran antarwarga yang terjadi pada Senin malam (13/4) di Jalan Bukit Duri Selatan, Tebet.
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban diduga terkena lemparan batu saat tawuran kemudian terjatuh di dekat kendaraan patroli sehingga menimbulkan kesalahpahaman dari masyarakat.
Akibat situasi tersebut, sempat terjadi pelemparan terhadap kendaraan dinas polisi hingga mengalami kerusakan.
Korban pun telah dibawa ke RS Tebet untuk mendapatkan penanganan medis.
Oleh karena itu, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi atas informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.
"Saat tawuran, petugas Polsek Tebet yang berada di sekitar lokasi segera datang dan berhasil membubarkan tawuran dalam waktu singkat yakni lima menit," ucapnya.
Sementara itu, orangtua korban inisial MRAB mengapresiasi kinerja polisi yang bergerak cepat membawa anaknya ke rumah sakit sehingga bisa segera ditangani.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Tebet yang telah membawa anak saya ke rumah sakit. Pada saat pulang kerja anak saya melintas, pada saat ada keributan anak saya terkena benda keras ke wajahnya mengenai hidungnya. Saya ucapkan terima kasih kepada Polsek Tebet dan jajarannya," kata dia.
Berdasarkan unggahan video di Instagram @tebet_info, diduga mobil polisi menabrak warga dan membuat warga lainnya spontan bereaksi.
Baca juga: Ingin tawuran, kelompok pemuda di Jaktim tembak petasan ke permukiman
Baca juga: BBPOM DKI jelaskan penyalahgunaan obat-obatan dapat picu tawuran
"Terkait informasi yang menyebut adanya mobil polisi menabrak warga, hal tersebut tidak benar," kata Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Iwan mengatakan pihaknya ingin meluruskan bahwa kabar tersebut berkaitan dengan tawuran antarwarga yang terjadi pada Senin malam (13/4) di Jalan Bukit Duri Selatan, Tebet.
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban diduga terkena lemparan batu saat tawuran kemudian terjatuh di dekat kendaraan patroli sehingga menimbulkan kesalahpahaman dari masyarakat.
Akibat situasi tersebut, sempat terjadi pelemparan terhadap kendaraan dinas polisi hingga mengalami kerusakan.
Korban pun telah dibawa ke RS Tebet untuk mendapatkan penanganan medis.
Oleh karena itu, polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi atas informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.
"Saat tawuran, petugas Polsek Tebet yang berada di sekitar lokasi segera datang dan berhasil membubarkan tawuran dalam waktu singkat yakni lima menit," ucapnya.
Sementara itu, orangtua korban inisial MRAB mengapresiasi kinerja polisi yang bergerak cepat membawa anaknya ke rumah sakit sehingga bisa segera ditangani.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Tebet yang telah membawa anak saya ke rumah sakit. Pada saat pulang kerja anak saya melintas, pada saat ada keributan anak saya terkena benda keras ke wajahnya mengenai hidungnya. Saya ucapkan terima kasih kepada Polsek Tebet dan jajarannya," kata dia.
Berdasarkan unggahan video di Instagram @tebet_info, diduga mobil polisi menabrak warga dan membuat warga lainnya spontan bereaksi.
Baca juga: Ingin tawuran, kelompok pemuda di Jaktim tembak petasan ke permukiman
Baca juga: BBPOM DKI jelaskan penyalahgunaan obat-obatan dapat picu tawuran





