Harga hotel di kota-kota tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mengalami lonjakan signifikan setelah jadwal pertandingan resmi diumumkan.
Data yang dihimpun The New York Times – The Athletic menunjukkan bahwa kenaikan harga di sejumlah kota bahkan melampaui 300 persen dibandingkan periode normal.
Rata-rata harga kamar hotel per malam di kota-kota tuan rumah tercatat meningkat dari sekitar US$293 menjadi US$1.013 pada periode pertandingan.
Rata-rata harga kamar hotel per malam di kota-kota tuan rumah tercatat meningkat dari sekitar US$293 menjadi US$1.013 pada periode pertandingan.
Perbandingan ini dilakukan antara harga pada malam pertandingan Piala Dunia 2026 dan harga pada periode beberapa pekan sebelumnya.
Di Meksiko, lonjakan harga tercatat paling tinggi. Mexico City mengalami kenaikan harga hotel hingga sekitar 961 persen, diikuti Monterrey sebesar 466 persen dan Guadalajara sekitar 405 persen.
Sementara itu, di Amerika Serikat, beberapa kota tuan rumah juga mencatat lonjakan signifikan, antara lain Houston (457 persen), Kansas City (364 persen), Atlanta (344 persen), dan San Francisco (342 persen).
Kenaikan harga juga terjadi di kota-kota besar lain seperti Miami, Seattle, Boston, Los Angeles, dan New York/New Jersey, dengan persentase kenaikan bervariasi di kisaran 200 persen hingga 300 persen.
Sementara di Kanada, Vancouver dan Toronto tercatat mengalami kenaikan harga hotel lebih dari 200 persen pada periode pertandingan.
Data tersebut didasarkan pada sampel harga hotel yang tersedia di masing-masing kota tuan rumah dan dikumpulkan melalui platform pemesanan hotel.
Perbandingan dilakukan antara harga saat jadwal pertandingan telah dikonfirmasi dan harga pada periode sebelum pengumuman jadwal.
Lonjakan harga hotel ini terjadi seiring dengan proyeksi kehadiran jutaan penonton stadion selama Piala Dunia 2026.
Dalam FIFA World Cup 2026 Socio-Economic Impact Analysis, total kehadiran penonton diperkirakan mencapai sekitar 6,5 juta orang, yang menjadi salah satu faktor utama meningkatnya permintaan akomodasi di kota tuan rumah.




