TikTok Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun Anak di Bawah 16 Tahun di Indonesia

disway.id
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengemukakan bahwa platform TikTok telah menonaktifkan ratusan ribu akun anak di bawah 16 tahun untuk Indonesia.

"TikTok menjadi platform pertama yang melaporkan bahwa pertanggal 10 April 2026, TikTok telah menonaktifkan 780 ribu akun anak di bawah 16 tahun untuk Indonesia," ujarnya Selasa, 14 April 2026.

BACA JUGA:Komplotan Begal yang Rampas Motor Anggota Damkar Dibekuk di Pluit

Meutya mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kemenangan awal bagi publik, orang tua, anak di Indonesia. Ia juga tak luput mengapresiasinya.

"Sekali lagi apresiasi TikTok yang sudah melaporkan awal terkait jumlah akun yang berhasil di takedown," ungkapnya.

Meski demikian, Meutya belum dapat membeberkan,"Karena ini adalah data 10 April tapi kami menghitung dari rata-rata dilakukannya takedown berarti sudah hampir 1 juta per hari ini," imbuhnya.

BACA JUGA:Ratusan Kader Nasdem Geruduk kantor TEMPO, Protes Karikatur Surya Paloh!

Berdasarkan laporan terbaru, kata Meutya, TikTok telah melaksanakan berbagai kepatuhan yang ditandai dengan menyerahkan surat komitmen kepada Pemerintah Republik Indonesia.

"Terkait komitmen untuk menjalankan hal-hal yang tertera di dalam PP Tunas dan juga Permen (Peraturan Menteri)," tuturnya.

Tak hanya itu, TikTok juga sudah mempublikasikan batas usia minimum pengguna 16 tahun dalam plaformnya melalui halaman pusat bantuan atau help center.

"Juga memberikan komitmen untuk akan mengupdate secara berkala mengenai hasil pelaksanaannya," imbuhnya.

Sebelumnya, Meutya mengemukakan, aturan dalam PP Tunas adalah kedaulatan di Indonesia. Dengan begitu, para platform harus mematuhinya.

BACA JUGA:Dukung PP Tunas Pembatasan Medsos pada Anak, BKKBN: Teknologi Jangan Tumbalkan Masa Depan Anak

Meutya menegaskan, aturan seperti ini sudah dilakukan di Australia dan 19 negara lain. 

Sedangkan di Indonesia, penerapannya masih beru dilakukan dan masih menunggu seluruh platform menyetujui untuk mengikuti aturan tersebut.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teror Monyet Liar di Cianjur Berlanjut, Kini Anak 5 Tahun Jadi Korban
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina pastikan pasokan LPG Sumbawa aman via kapal
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Menkop Dorong Dekopin Jateng Perkuat UMKM Lewat Koperasi Merah Putih
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
PayLater dan Normalisasi Utang: Ketika Kemudahan Menjadi Jebakan Generasi Muda
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Rudy, Kandidat Presiden Direktur Astra International (ASII)
• 17 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.