Sempat Dikira Gila, Ini Alasan Khalifah Umar Tiba-Tiba Menangis dan Tertawa

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam perjalanan hidupnya, Khalifah Umar bin Khattab pernah membunuh anak perempuannya. Ini merupakan kebodohan yang pernah dilakukan Umar sebelum datangnya Islam.

Ini juga yang menjadi penyesalan seumur hidup khalifah Umar. Hal ini tak jarang membuatnya meneteskan air mata.

Baca Juga
  • Rumus Rasulullah untuk Menjadi Sukses
  • Deteksi Dini Rendah, 7 dari 10 Warga Bogor Berisiko Penyakit Kronis
  • Dinilai Menimbulkan Kegaduhan Pembahasan War Tiket Haji Dihentikan Sementara

Salman Iskandar dalam bukunya, 11 Kisah Islami Pilihan, menceritakan bagaimana khalifah Umar bahkan sempat dikira telah menjadi gila lantaran tiba-tiba menangis dan terkadang tertawa.

Kaum Muslim Madinah heboh. Mereka membicarakan pemimpinnya yang dianggap hilang ingatan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Memang betul, Khalifah Umar bin Khattab dianggap gila. Banyak yang melihatnya dengan mata kepala sendiri. Barangkali kegilaannya karena pada masa mudanya, Umar bergelimang dengan dosa, seperti merampok, menenggak khamar, dan suka mengamuk kalau sedang mabuk.

Rakyat Madinah sering melihat Umar menangis sendirian sesudah selesai sholat. Lalu, tiba-tiba Umar tertawa terbahak-bahak sendirian.

Abdurrahman bin Auf, sebagai salah seorang sahabat Umar yang paling akrab merasa tersinggung dan sangat murung mendengar tuduhan itu.

Lebih mengejutkan lagi, saat Umar berkhutbah Jumat di Masjid Nabawi, sekonyong-konyong Umar berseru keras sambil matanya menatap tajam ke kejauhan, "Hai sariyah, hai tentaraku! Bukit itu, bukit itu, bukit itu!"

"Wah, khalifah kita benar-benar sudah gila!" gumam rakyat Madinah yang menjadi makmum.

"Wahai Amirul Mukminin, mengapa engkau berseru di sela-sela khutbah sambil menatap ke kejauhan?" tanya Abdurrahman.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Mau Revisi Aturan Restitusi Pajak, Rencanakan Berlaku 1 Mei 2026
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Perjuangan Hidup Orang dengan ADHD: Sulit Fokus dan Pikiran yang Terus Berlari
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Tebing Curam di Ponorogo Ancam Permukiman, BPBD Gandeng Ahli Geologi
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menilik semarak perayaan Festival Air Thingyan di Yangon, Myanmar
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
60 Remaja Muslimah Terpilih Ikuti Tiebymin Gang Batch 2
• 17 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.