Kerugian Warga Terdampak Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Capai Rp 7 Miliar

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Total kerugian yang dialami puluhan warga akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Camat Mustikajaya, Maka Nahrowi, mengatakan bahwa berdasarkan data yang diajukan oleh pengurus RT dan RW, terdapat puluhan keluarga yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

“Dari pihak RT RW menyodorkan data sejumlah warga yang terdampak. Total yang diajukan sekitar 41 KK. Itu sekitar Rp 7 miliar,” ujar Maka saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: Air PAM di Rawa Buaya Jakbar Kotor dan Bau, PAM Jaya Ungkap Penyebabnya

Maka menjelaskan, pengajuan ganti rugi tersebut mencakup perbaikan sejumlah bangunan warga yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Saat ini, proses verifikasi data telah dilakukan dan masih dalam tahap pembahasan antara pihak SPBE dan pemerintah daerah.

“Sudah diverifikasi antara SPBE dengan pihak SPBE. Saat ini mereka diskusi dulu dengan pihaknya. Dan mungkin nanti akan kita adakan rapat melalui PASDA 1 dan Wali Kota,” katanya.

Selain persoalan ganti rugi, Maka mengatakan bahwa warga juga meminta agar tempat penampungan gas yang memiliki kapasitas sekitar 39 ton segera dipindahkan guna mencegah potensi bahaya pada kemudian hari.

“Saya sudah komunikasi dengan pihak SPBE, Kepolisian dari Krimsus Polres, agar gas yang masih ada di situ untuk dipindahkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tim dari Pertamina telah meninjau lokasi bersama pihak kelurahan dan kecamatan untuk memastikan kesiapan teknis sebelum proses pemindahan dilakukan.

Baca juga: Usai Gerbang Digital, Ketua RT di Gandaria Beri GPS ke Warga untuk Lawan Curanmor

“Kehadiran mereka untuk melihat sejauh mana persiapan yang harus dilakukan sebelum mengangkat tangki tersebut, termasuk aspek teknis dan SOP-nya,” kata Maka.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning, pada Rabu (1/4/2026) malam.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan warga terdampak, dengan sejumlah korban mengalami luka bakar serius, meninggal dunia, dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain rumah warga, kebakaran juga merusak sejumlah fasilitas lain, di antaranya area SPBE seluas sekitar 2.000 meter persegi, dua kios, satu lapak rongsok, satu lapak nasi goreng, satu mushala yang mengalami kerusakan ringan, serta satu warung kopi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peran BUMN Energi di Tengah Krisis Global Dinilai Perlu Diperkuat
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kongres Pemasyarakatan Dunia di Bali rumuskan pembinaan warga binaan
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Jadwal BRI Super League Pekan 28: Persija, Persib, dan Borneo FC Jalani Laga Krusial
• 17 jam lalubola.com
thumb
Menkomdigi: TikTok Sudah Nonaktifkan 780 Ribu Akun Anak di Bawah 16 Tahun
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Klasemen Terbaru Liga Inggris: MU Terjepit, Leeds Menjauh, Spurs Malah Masuk Zona Degradasi!
• 13 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.