Penggabungan Dua BPR Disetujui OJK untuk Perkuat Industri dan Pembiayaan UMKM

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Artha Mlatiindah ke dalam PT BPR Artha Mertoyudan sebagai langkah memperkuat ketahanan industri BPR.

Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-25/D.03/2026 yang diterbitkan pada 13 Maret 2026.

Surat keputusan itu diserahkan kepada masing-masing BPR di Kantor OJK Daerah Istimewa Yogyakarta pada 26 Maret 2026.

Penyerahan juga dilakukan di Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah pada 1 April 2026.

Konsolidasi Perkuat Ketahanan Industri

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo menyatakan bahwa konsolidasi BPR merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan kelembagaan.

Ia mengungkapkan, "Penggabungan ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk memperkuat industri BPR agar semakin sehat, tangguh, dan mampu menghadapi dinamika usaha yang terus berkembang."

Konsolidasi ini juga bertujuan meningkatkan peran BPR dalam melayani masyarakat serta mendukung pembiayaan sektor produktif.

Dengan struktur permodalan yang lebih kuat dan kapasitas kelembagaan yang lebih baik, BPR diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Dampak dan Pengawasan Pasca Penggabungan

Penggabungan ini diharapkan memperkuat kapasitas kelembagaan dan kinerja PT BPR Artha Mertoyudan.

Dampak lainnya meliputi perluasan jangkauan layanan, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

OJK akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap proses integrasi pasca penggabungan.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

OJK juga menekankan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen dalam proses tersebut.

Melalui langkah ini, OJK berharap industri BPR semakin kuat, sehat, dan berdaya saing.

Industri BPR juga diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam mendukung pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, BPR diharapkan berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian daerah dan nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Harga Tiket Indonesia Open 2026: Paling Murah Rp40 Ribu, Dijual Mulai Awal Mei
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Bank Jateng Bantu Legalitas UMKM di Pati
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Dampak El Nino Godzilla di Indonesia: Potensi Naikkan Produksi Perikanan dan Ancaman Gagal Panen
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Pemerintah Siapkan Skema Iuran Ringan bagi Anggota Koperasi dari PKH
• 21 jam laludisway.id
thumb
Kritikus Politik Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.