Komisi XII DPR Sebut Migrasi ke Kompor Listrik Bisa Tekan Impor LPG, Nominalnya Lumayan

republika.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Elektrifikasi rumah tangga melalui migrasi ke kompor induksi merupakan langkah strategis untuk menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang kian membebani anggaran negara.

"Konsumsi LPG kita saat ini mencapai kurang lebih 8 juta metrik ton per tahun, di mana sebagian besar masih dipenuhi melalui impor. Ini adalah beban besar bagi neraca perdagangan kita," ujar Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca Juga
  • 7 Fakta Seputar Blokade Selat Hormuz yang Penting Diketahui
  • Penulis Ungkap Kondisi Sebenarnya Trump yang Panik di Balik Layar
  • Eks Petinggi Militer Israel: Iran Siap Balas Dendam, Trump Kemungkinan Berkhianat Tinggalkan Kami

Dia menjelaskan, penggunaan kompor induksi lebih efisien dibandingkan kompor gas konvensional. penggunaan listrik untuk memasak dinilai dapat menekan biaya operasional rumah tangga sekaligus mengurangi beban subsidi energi pemerintah.

Secara efek, kata dia, penggunaan listrik di sektor rumah tangga, termasuk kompor induksi, akan menghemat sekitar 30 persen jika dibandingkan dengan penggunaan energi fosil seperti LPG subsidi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Tingkat ketergantungan impor akan kita kurangi secara signifikan," ujar dia.

Dia menambahkan, sistem kelistrikan nasional saat ini berada dalam kondisi kuat untuk mendukung migrasi tersebut, dengan pasokan energi primer pembangkit yang terjaga.

"Kita punya pasokan listrik yang andal dari kekuatan domestik. Dengan mengubah energi berbasis impor seperti LPG menjadi energi berbasis listrik, kita tidak hanya menghemat anggaran, tetapi juga memperkuat kedaulatan energi nasional tepat dari dapur masyarakat," kata dia.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awas Jerat UU ITE! Setop Sebar Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri jika Tak Ingin Dipenjara 6 Tahun
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Innoquest dan RMC Kolaborasi, Hadirkan Layanan Diagnostik Global di Makassar
• 8 jam laluterkini.id
thumb
Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, Perindo Dorong Penegakan UU TPKS dan Perlindungan Korban
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Media Denmark Ikut Sampaikan Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia soal Playoff Dadakan Piala Dunia 2026
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Korlantas Segera Rumuskan Aturan Bayar Pajak Kendaraan Bekas Tanpa KTP Pemilik Lama
• 28 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.